- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis

Bengkalis, VokalOnline.Com - Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (2/9/2026). Sekitar 12 hektare atau 92,31 persen dari total 13 hektare lahan terdampak telah berhasil dipadamkan.
Di lapangan, tim masih menyisir titik-titik asap yang bertahan di kawasan tanah gambut dan hutan Giam Siak Kecil (GSK). Penanganan difokuskan pada sekitar satu hektare area yang masih memerlukan pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk mencegah api kembali muncul dari lapisan gambut.
Upaya tersebut melibatkan unsur Koramil 03/Mandau, Polsek Pinggir, Masyarakat Peduli Api (MPA), BBKSDA, BPBD, Regu Pemadam Kebakaran (RPK), serta masyarakat. Tim mengoperasikan empat unit mini striker, 16 rol selang dan didukung satu helikopter water bombing untuk memperkuat penanganan dari udara.
Medan gambut menjadi tantangan tersendiri. Cuaca panas dan arah angin yang berubah-ubah membuat petugas harus terus mengawasi perkembangan di setiap titik. Lokasi karhutla yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Koramil 03/Mandau turut membutuhkan pengaturan dukungan lapangan secara efektif.
Meski sebagian besar area terdampak telah berhasil ditangani, tim gabungan belum menghentikan operasi. Titik api dan asap yang masih ditemukan menjadi sasaran utama pendinginan hingga kondisi benar-benar terkendali.
Sementara itu, penyebab kebakaran maupun kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kodim 0303/Bengkalis bersama unsur terkait terus memperkuat koordinasi dan pemantauan untuk memastikan penanganan berlangsung tuntas serta mencegah api kembali meluas (pendam19)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









