- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Giat Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sempena HUT RI ke-81
Kenapa Ada yang Mengaitkan Perebutan Takhta Saudi dengan Tanda Kiamat?

Mantan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Nayef yang dijebloskan ke penjara.
Jakarta, VokalOnline.Com - Kerajaan Arab Saudi tak pernah sepi dari isu kudeta hingga perebutan takhta.
Apalagi, sejak Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) naik menjadi calon penerus takhta menggantikan sepupunya Mohammed bin Nayef.Sejak itu, MbS kerap melancarkan manuver-manuver politik demi mengkonsolidasi kekuasaannya.Ia tak jarang menangkap dan menahan keluarganya yang dianggap sebagai ancaman. Bahkan, penangkapan itu disebut disertai siksaan, seperti yang dialami Pangeran Mohammed bin Nayef.Menanggapi gonjang-ganjing itu, sejumlah pihak mencari-cari alasan atas sikap para pangeran Saudi.Bahkan ada pula warga muslim yang mengaitkan konflik perebutan takhta di Saudi dengan salah satu dari sekian tanda-tanda akhir zaman atau kiamat.Kenapa sejumlah muslim termasuk di Indonesia mengaitkan gonjang-ganjing di Kerajaan Saudi dengan akhir zaman?Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi, menilai asumsi yang beredar di kalangan masyarakat pada dasarnya hanya sekadar kepercayaan atau mitos belaka.Namun, Yon juga berujar asumsi ini kemungkinan berangkat dari indikasi salah satu hadis Nabi Muhammad SAW.Menurut Yon, ada sebuah hadis Rasulullah yang meriwayatkan bahwa tanda kiamat atau akhir zaman salah satunya yakni terjadi perebutan kekuasaan atau jabatan.
"Perebutan kekuasaan dikaitkan dengan kiamat tentu semacam kepercayaan atau mitos saja. Tapi memang ada juga indikasi di dalam hadis Nabi yang di antaranya menyebutkan tanda-tanda akhir zaman itu adalah perebutan kekuasaan. Apabila jabatan itu sudah diperebutkan sedemikian rupa, nah itu menjadi salah satu tanda-tanda akhir zaman," kata Yon kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/12).Kendati demikian, Yon menegaskan hadis tersebut tidak pernah secara spesifik menyebutkan perebutan kekuasaan itu terjadi di Arab Saudi seperti yang dipercaya publik. **Syafira
Berita Terkait :
- Oknum Polisi Polsek Pondok Aren Jadi Calo, Korban Ditipu Rp400 juta0
- Demo Menggila, Iran Kaji Ulang Aturan Wajib Hijab0
- Maju Mundur Iran Bubarkan Polisi Moral yang Picu Demo Besar-besaran 0
- Netanyahu Jadi PM Israel Lagi, AS Blak-blakan Dukung Negara Palestina 0
- 2.500 Anjing Laut Terancam Punah Mati Misterius di Pantai Rusia0
_Black11.png)









