- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Ketum KNPI Siap Bentuk Aktivis Yang Adaptif Dengan Kemajuan Teknologi

Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua Umum (Ketum) DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Periode 2022-2025 Muhammad Ryano Panjaitan siap menjalankan sejumlah program strategis setelah resmi dilantik di Jakarta, salah satunya melahirkan aktivis yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi.
"Kita semua memasuki era disrupsi teknologi, momen di mana terjadi perubahan fundamental akibat perkembangan sistem teknologi digital," kata Ryano dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Selain melahirkan para aktivis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, Ryano juga berupaya untuk membentuk pemuda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi kreatif di tengah semakin pesatnya penetrasi dunia digital dalam segala aspek kehidupan.
Oleh karena itu, lanjut Ryano, visi KNPI ke depan dituangkan dalam satu gagasan besar bernama "Activistpreneur", yaitu upaya mencetak serta melahirkan aktivis yang memiliki kemandirian secara ekonomi melalui gerakan kewiraswastaan (entrepreneurship).
Adapun langkah konkret dalam menjalankan visi tersebut adalah bersinergi dengan para pemangku kepentingan atau stakeholder.
"Langkah konkret seperti apa, salah satunya membangun sinergi dengan para stakeholder. Itu yang kami lakukan. Misalnya, membangun kerja sama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dan lembaga lainnya," ucap Alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini.
Ryano memastikan pihaknya akan senantiasa mengintensifkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan serta menginventarisasikan seluruh potensi sumber daya manusia (SDM), terutama generasi muda Indonesia di bawah naungan KNPI.
Bahkan, dalam waktu dekat, KNPI juga akan meluncurkan sebuah aplikasi yang memuat informasi penting terkini seputar program-program mereka.
"Insyaallah, kami juga segera launching (meluncurkan) sebuah aplikasi berbasis Android dan iOS. Nantinya, seluruh pengurus, baik di pusat maupun daerah dibekali aplikasi ini. Mereka akan tahu update-update penting seputar program KNPI. Jadi, lebih terorganisasi dan mudah dalam berkoordinasi," ucapnya menjelaskan.
Aplikasi tersebut, tambah Ryano, juga merupakan wujud langkah serius KNPI untuk merespons pentingnya pemberdayaan pemuda berbasis ekonomi kreatif digital dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Ouput-nya adalah mendukung kemandirian ekonomi dan menyongsong Indonesia Emas 2045," kata Ryano.
Beberapa tokoh menghadiri acara pelantikan tersebut. Di antaranya, anggota DPR RI Luluk Nur Hamidah, Kepala BP2MI Benny Ramdhani, serta para mantan Ketua Umum DPP KNPI, seperti Noer Fajrieansyah.
Selain itu, hadir pula ratusan pengurus KNPI daerah serta para pimpinan dan anggota organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan organisasi kemasyarakatan (ormas). **Fira
Berita Terkait :
- Pria Muda Di Rohil Ditemukan Tewas Di Parit, Pelaku Tertangkap Di Pekanbaru0
- Kasus Polisi Tembak Polisi, DK PWI Dorong Wartawan Lakukan Investigatif Reporting0
- Suasana Haru Pisah Sambut AKPB Rido Purba 0
- Pisah Sambut Kapolres Kampar Berbagai Acara diLaksanakan0
- Pembentukan Polsek Baru Harus Dapat Persetujuan Mabes Polri0
_Black11.png)









