- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
Komak Sebut, Sekda Yusri Ketua Tim TPAD Gagal Dalam Menyusun Anggaran Untuk Kepentingan Rakyat

Mahasiswa Kampar yang tergabung kedalam Konfederasi Organisasi Mahasiswa Kampar mengadakan Diskusi Publik di Aula Gedung Guru Kabupaten Kampar Selasa, 22/11/2022.
BANNGKINANG KOTA,VokalOnline.Com-Mahasiswa Kampar yang tergabung kedalam Konfederasi Organisasi Mahasiswa Kampar mengadakan Diskusi Publik di Aula Gedung Guru Kabupaten Kampar Selasa, (22/11/2022)
Mahasiswa mengundang PJ Bupati Kampar, namun diwakili
oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Kampar Ahmad Yuzar, Ketua DPRD Kabupaten Kampar
Muhammad Faisal, tetapi Ketua DPRD Kampar tidak hadir di saat diskusi
berlangsung tanpa ada konfirmasi lanjutan kepada panitia, dan mahasiswa turut
mengundang Pakar Ekonomi yang juga Dekan FEB UMRI Mizan Asnawi.
Disaat diskusi berlangsung selama tiga jam, tampak
Ahmad Yuzar yang mewakili PJ Bupati Kampar memaparkan materi tentang tema
“Kampar Dalam Pusaran Kemiskinan, Pengangguran dan Anak Putus Sekolah di Tengah
APBD 2,4 Triliun”.
Ahmad Yuzar mengatakan “Perlu kita sampaikan kepada
adek-adek mahasiswa, bahwa anggaran 2,4 Trilun APBD Kabupaten Kampar 50% habis
untuk menyelesaikan gaji pegawai dan 50% lagi dibagi untuk Pendidikan,
Kesehatan, Anggaran Dana Desa, Dana Covid dan Infrastruktur”.
“Kita sangat apresiasi kegiatan Diskusi Publik yang di
adakan oleh adek-adek mahasiswa, kita akan menerima masukan-masukan yang akan
di sampaikan kepada pemerintah nantinya” ucap Ahmad Yuzar
M. Alif Fadillah selaku Ko’ordinator Komak di dampingi
oleh Altan Alhadat selalu Ketua BEM STIE Bangkinang memaparkan angka
kemiskinan, pengangguran dan anak putus sekolah di Kabupaten Kampar. “Angka
kemiskinan Kabupaten Kampar terdata oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak
67 Ribu, Angka pengangguran 16 Ribu, dan anak putus sekolah sebanyak 17 Ribu”.
“Kita menilai, angka kemiskinan, pengangguran dan anak
putus sekolah meninggkat dari 3 tahun sebelumnya, dan kita menilai tidak ada
keseriusan pemerintah terutama sekretaris daerah dan Ketua TIM TPAD sebagai
leading sektor dalam penyusunan anggaran Kabupaten Kampar”.
“WTP yang selalu di kampanyekan oleh sekretaris daerah hanya berbasis laporan keuangan, bukan kinerja keuangan yang berpihak kepada rakyat kampar. Ketua TIM TPAD Kabupaten Kampar Yusri gagal dalam menyusun anggaran untuk kepentingan rakyat”.
“Kita menuntut kejantanan Sekda yusri sebagai Ketua TIM TPAD Kampar untuk meminta maaf kepada rakyat kampar, karena menaik kan angka kemiskinan, pengangguran dan anak putus sekolah 3 tahun berturut-turut sesuai data BPS” Tutup M. Alif Fadillah dengan tegas.***vol3.
Berita Terkait :
- Cabor Bergengsi, Tim Sepak Bola Kampar Kembali Juara0
- Besok Selasa Komak Gelar Diskusi Publik Hadirkan, PJ Bupati, Ketua DPRD dan Pakar Ekonomi0
- Prajurit 132 Bima Sakti Berikan Motivasi Belajar Kepada Siswa SD0
- 100 Sak Semen di Salur PT Tasma Puja, Pembangunan Mesjid Dan Pasar Tradisional 0
- Kejati Riau Tangkap Tersangka Keenam Korupsi RSUD Bangkinang0
_Black11.png)








