- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
KPU DIY Minta Rektor Pastikan Partisipasi Mahasiswa Pada Pemilu 2024

Yogyakarta, VokalOnline.Com - Komisi Pemilihan Umum Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta para rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta di provinsi ini memastikan partisipasi mahasiswa pada Pemilu 2024.
"Memastikan masing-masing mahasiswanya itu terdaftar sebagai pemilih," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPUD DIY, Ahmad Shidqi, di Yogyakarta, Kamis.
Menurut Shidqi, para rektor memiliki peran penting mengawal setiap tahapan Pemilu 2024 termasuk mendorong para mahasiswa di kampusnya untuk terlibat sebagai pemantau pemilu.
Mahasiswa, kata dia, dapat menjadi pemilih pemula yang cerdas sekaligus berpotensi ikut menggerakkan lingkungan di sekitarnya untuk menggunakan hak pilih.
Berdasarkan daftar pemilih berkelanjutan di DIY pada Semester I Tahun 2022, jumlah pemilih pemula tercatat mencapai 5.739 orang.
Para pemilih pemula merupakan salah satu prioritas target KPU DIY dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih.
"Mereka rentan dimobilisasi, rentan dipengaruhi karena mereka kan baru pertama menggunakan hak pilihnya," ujar dia.
Selain menggerakkan para mahasiswanya untuk menggunakan hak suara, dia menuturkan bahwa para rektor memiliki peran memberikan seruan moral terhadap terselenggaranya Pemilu 2024 yang jujur, adil, dan berintegritas.
"Kami terus terang atas nama KPU sangat mengapresiasi dan menyambut baik deklarasi para rektor di DIY karena ini merupakan bentuk kepedulian kaum intelektual para akademisi terhadap kualitas demokrasi elektoral di Indonesia," kata dia.
Sebelumnya, pada Sabtu (17/9), sebanyak 32 rektor perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di DIY menyampaikan seruan moral berjudul "Pemilu Berkualitas dan Demokrasi Bermartabat" di Balairung Universitas Gadjah Mada, Sleman.
Rektor UGM, Prof Ova Emilia, saat membacakan 10 poin seruan mengatakan bahwa pemilu seyogianya menjadi media pendidikan politik untuk pembangunan moral bangsa dan menghindari persaingan politik kotor demi kekuasaan semata.
"Mengajak seluruh warga akademik, masyarakat sipil, dan media massa berperan aktif untuk melakukan edukasi publik guna meningkatkan literasi demokrasi dan kebangsaan, serta mengawasi jalannya kekuasaan," ujar dia. **Fira
Berita Terkait :
- Apkasi Fasilitas Para Bupati Bahas Nasib Tenaga Honorer0
- Wagub: Optimalisasi Pelayanan Publik Secara Digital Permudah Warga0
- Bawaslu Usulkan Penurunan Syarat Usia dan Pendidikan Pegawas ad hoc0
- OTT Hakim MA, Yosep Parera: Saya Korban Sistim dan Siap Terima Hukum Berat0
- Dua Tokoh Alumni 1973 Pesantren Sumatra Thawalib Parabek Hadir Milad ke 112 Tahun0
_Black11.png)









