- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Laksamana Yudo Jamin Tak Ada Prajurit Arogan Jika Jadi Panglima TNI

Laksamana Yudo Margono
Jakarta, VokalOnline.Com - Laksamana Yudo Margono berjanji jika menjabat sebagai panglima TNI dirinya menjamin tidak ada lagi prajurit-prajurit arogan. TNI tidak diperbolehkan bertindak yang bisa menyakiti hati rakyat.
Dilansir dari detikNews, hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo saat menyampaikan visi misi dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) sebagai calon panglima TNI di ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12/2022).
"Apabila nantinya saya mendapat kepercayaan sebagai panglima TNI, maka saya akan mengerahkan segala daya upaya untuk menjamin tidak ada lagi oknum-oknum TNI yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji serta bersikap arogan yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat," tegas Yudo.
Penegasan Yudo itu pun mendapat apresiasi hingga sejumlah legislator dari Komisi I DPR bertepuk tangan. Yudo lantas menekankan TNI harus tetap humanis.
"Sebagai tentara rakyat maka karakter TNI yang dimiliki adalah prajurit yang tegas namun tetap humanis dan disegani tapi bukan ditakuti," ucapnya.
Yudo menuturkan, TNI harus jadi teladan di tengah masyarakat. Penampilannya mesti sederhana dengan niatan untuk membantu negara.
"TNI juga harus tampil menjadi contoh di dalam sikap sederhana dan selalu hadir membantu negara dalam mengatasi kesulitan rakyat," tutur Yudo.
"Selalu saya tegaskan, TNI harus tampil menjadi contoh dalam sikap sederhana dan selalu hadir membantu negara dalam mengatasi kesulitan rakyat," imbuh dia.
TNI Bermartabat di Mata Dunia
Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo juga berjanji akan meneruskan visi pembangunan TNI. Prajurit TNI harus menjadikan rakyat dan bangsa Indonesia bermartabat di mata dunia.
"Apabila nantinya saya diberikan kepercayaan dan menerima amanah untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Panglima TNI, maka saya akan meneruskan pembangunan TNI dengan visi untuk mewujudkan TNI yang kuat sehingga menjadikan rakyat dan bangsa Indonesia menjadi bermartabat. Bermartabat di mata dunia," kata Yudo.
Yudo menjelaskan bahwa hal tersebut bisa dicapai jika menjadikan TNI sebagai patriot NKRI. Dia pun menyebut tri matra.
"Hal ini bisa dicapai dengan menjadikan TNI sebagai patriot NKRI. Yang merupakan kepanjangan prajurit tri matra yang profesional, modern dan tangguh demi keutuhan negara republik Indonesia," tuturnya.
Dia pun membeberkan makna dari visi patriot NKRI ini. Yakni TNI dari tiga matra yang loyal dan solid.
"Visi patriot NKRI ini mengandung makna kekuatan TNI sebagai komponen pertahanan negara merupakan kekuatan gabungan tri matra. Yakni matra darat, laut dan udara yang solid, kokoh dan loyal kepada bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia," tuturnya.
Dia juga ingin menjadikan TNI sebagai kekuatan utama pertahanan. Kekuatan pertahanan yang siap menghadapi segala ancaman.
"Menjadikan TNI sebagai kekuatan utama pertahanan negara yang tangguh dalam melaksanakan tugas-tugas yang dipercayakan oleh negara untuk menghadapi semua kemungkinan ancaman pertahanan negara," ungkapnya.
Untuk diketahui, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, tiba di DPR RI untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Panglima TNI. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak ikut menemani Yudo.
Keduanya datang mengenakan seragam masing-masing instansi. Selain Kapolri, Yudo ditemani KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Sigit juga turut menyemangati Yudo. Dia meyakini Yudo lancar menjalani fit and proper test calon Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa hari ini.**
Berita Terkait :
- Plt Sesjamdatun Buka Acara Focus Group Discussion (FGD) 0
- Anggota JMSI Diminta Kawal Ketat Agenda Pemilu 20240
- Disaksikan Ketua Umum, Pengurus JMSI Pelalawan Resmi Dilantik0
- Kenapa PM Anwar Ibrahim Sulit Bentuk Kabinet Pemerintahan Malaysia?0
- MbS Disebut Ancam Perkosa Keluarga Eks Putra Mahkota Saudi0
_Black11.png)








