- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Ledakan di Dekat Parlemen Turki, Disebut Aksi Teroris

Ilustrasi. Ledakan di Turki menyebabkan dua polisi terluka, Minggu (1/10).
Jakarta, VokalOnline.Com - Ledakan terjadi di dekat parlemen Turki, Ankara, Minggu (1/10). Imbas ledakan tersebut dua polisi mengalami luka-luka.
Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan dua teroris tiba dengan kendaraan komersial sekitar pukul 09.30 waktu setempat.
"[Mereka tiba] di depan di gerbang masuk Direktorat Jenderal Keamanan Kementerian Dalam Negeri, dan melakukan serangan," demikian menurut rilis resmi Kemendagri Turki, seperti dikutip AFP.
Pernyataan itu lalu berlanjut, "Salah satu teroris meledakkan dirinya dan yang lain berhasil dilumpuhkan."
Distrik yang menjadi target teroris tersebut merupakan gedung kementerian lain dan parlemen Turki. Kini area tersebut ditutup petugas.
Media TV NTV melaporkan sempat terjadi baku tembak di distrik tersebut.
Serangan bom di Turki bukan kali pertama. Pada Desember 2022, bom mobil meledak di jalan raya, Provinsi Diyarbakir. Imbas insiden ini, delapan polisi mengalami luka-luka.
Menurut media Turki Anadolu Agency insiden itu terjadi saat kendaraan dinas yang membawa polisi antihuru-hara melintas di jalan raya Diyarbakir Mardin.
Pada November tahun lalu, bom juga meledak di Turki, tepatnya di Istanbul. Imbas insiden itu, enam orang meninggal.
Pemerintah Turki kemudian menyalahkan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan afiliasinya di Suriah Utara, Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sebagai dalang serangan tersebut. Namun, kelompok Kurdi membantah serangan di Istanbul.(fit)**
Berita Terkait :
- Bom Bunuh Diri Meledak di Turki, 1 Teroris Berhasil Dilumpuhkan0
- Tak Perlu lagi instalasi, Photoshop akan Hadir dengan Versi Web dengan fitur secara gratis0
- The Three Musketeers di Kongres PWI Pusat 0
- Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir0
- TAK AKAN MELAYU TERBERAK DI CELANA (Rempang Malang Rempang Terbuang) 0
_Black11.png)









