- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
- Bupati Bengkalis Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong
- Satu Dolar AS Rp18.000, Perlu Jadi Perhatian
- Kapolsek Keritang Dorong Ketahanan Pangan, Kanit Samapta Sambangi Lahan Padi Warga di Kotabaru Reteh
- Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Peternakan Kambing Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Luruskan Informasi, Tidak Betul KPK OTT Gubri Abdul Wahid

Ustadz Abdul Somad mengambilkan nasi dalam sebuah momen makan bersama Gubernur Riau Abdul Wahid
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Beredar kabar penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam Oprasi Tangkap Tangan (OTT) tidak benar, yang betul itu adalah Kepala dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) ditangkap OTT bersama KUPT.
"Berita yang betul itu Kadis PUPR dan KUPT OTT dan Gubernur Riau dimintai keterangan, itu yang betul," kata Ustad Abdul Somad dalam pernyataan di Riau Senin (3/11/2025).
Faktanya, yang diamankan dalam OTT KPK adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Muhammad Arief Setiawan bersama Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di lingkungan dinas tersebut.
Kabar pelurusan informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ustad Abdul Somad (UAS) dalam pernyataannya di Riau, Senin sore.
"Berita yang betul itu Kadis PUPR dan KUPT yang OTT. Gubernur Riau hanya dimintai keterangan, itu yang betul," ujar UAS yang dikenal dekat dengan Gubri Wahid.
Menurut informasi yang beredar di kalangan awak media, OTT KPK dilakukan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya terkait dugaan suap proyek infrastruktur. Beberapa pejabat teknis diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa dokumen dan uang tunai.
Sementara itu, pihak KPK hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait detail OTT tersebut maupun status hukum para pihak yang diamankan.
Sumber di lingkungan Pemprov Riau juga membenarkan bahwa Gubernur Abdul Wahid tidak ikut diamankan, namun dimintai keterangan sebagai pihak yang mengetahui kegiatan di dinas terkait.
Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK dan meminta masyarakat tidak termakan isu atau informasi yang belum terverifikasi. **Vol/tim
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









