- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Massa Ceburkan Mobil Diduga Plat Merah ke Sungai Kampar, Punya Siapa?
Kuat Dugaan Karena Konflik Galian C di Desa Salo Timur

Satu unit mobil yang diduga plat merah masih di dalam sungai Kampar setelah amuk massa di lokasi galian C Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar.
SALO TIMUR (VOKALONLINE.COM)- Satu unit mobil yang diduga plat merah jenis Toyota Rush, masih berada di dalam Sungai Kampar. Menurut informasi, mobil tersebut sengaja didorong lalu diceburkan dalam amuk massa pada Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 20.45 Wib.
Tak hanya mobil plat merah itu, massa yang diperkirakan sebanyak 300 orang, juga melakukan pembakaran terhadap satu unit excavator dan satu unit pick up serta membakar pondok di lokasi Galian C Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar.

Amuk massa, disebut-sebut karena konflik pemilik galian C dengan masyarakat sekitar. Puncaknya, ketika orang yang mengaku sebagai pemilik lahan juga menjadikan jalan akses penyeberangan sungai, sebagai lokasi galian C.
Kasat Reskrim Polres Kampar, membenarkan mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi aksi massa di Desa Salo Timur.
"Atas laporan tersebut, kami melakukan cek TKP dan identifikasi," ujar Kasat Reskrim.
Dikatakan Kasat Reskrim, untuk sementara ini sudah melakukan pemeriksaan saksi dan selanjutnya akan melakukan penyelidikan serta mencari pelaku-pelaku pembakaran dan pengrusakan.
Soal adanya satu unit mobil Toyota Rush diduga plat merah milik Pemkab Kampar yang didorong hingga masuk ke sungai, Kasat Reskrim belum bisa memastikan.
Dari pantauan vokalonline.com di lapangan, memang masih ada bekas pembakaran dan pengrusakan, serta mobil yang diduga plat merah masih di dalam Sungai Kampar.

Sejauh ini, beberapa titik di tempat kejadian sudah dipasangi police line.
Dari sumber yang minta tak dituliskan namanya, mobil yang diduga plat merah tersebut, adalah milik korban amuk massa yang diketahui juga sebagai pemilik galian C.
Korban Al, saat dijumpai di Mapolres Kampar belum bisa berkomentar, karena tengah membuat laporan dan dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Kampar terkait amuk massa.(hasbi)***
Berita Terkait :
- Membanggakan, Sungai Petai Jadi Desa Digital Pertama di Sumatera0
- JMS Positif, Banyak Siswa Bercita-cita Jadi Jaksa0
- Kampar Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen0
- Hadirkan Empat Pemateri, IPMKK Kampa Gelar Upgrading0
- M Faisal Temui Warga Desa Koto Perambahan0
_Black11.png)









