- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Memanfaatkan Jalan Rusak,Pak Ogah Pungli Truk Yang Lewat,Ini Di Siarang-Arang Pujud

Rohil, VokalOnline.Com - Sepotong vidio visual berdurasi 40.menit di posting warga Pujud,Kamis (15/12/2022) Jam 14.45 WIB viral san beredar luas di masyarakat tentang operandil adanya oknum memamfaatkan jalan rusak meminta uang kepada prngemudi truk dan kenderaan yang melintas di desa tersebut.
Vidio durasi 40 detiik ini menunjukan secara gamblang 3 (tiga) irang pemuda atau lebih tepat disebut OTK memakai baju kaus oblong merah,hitam dan hitam berles merah bercelana pendek memgoceh ketika supir yang melintas enggan memberi sejunlah uang.
Terdengan puka bantahan suara sopir enggan memveri uang karena menyebutkan jalan tersebut milik pemerintah,namun tak digubris oleh tiga pria berlogat Medan ini.
Infornasi di rangkum dari berbagai sumber " Pak Ogah " ini nemamfaatkan kondisi jalan yang rusak berdalih memperbaiki dan meminta sejumlah uang kepada pengudi yang melintas japan Siarang-Arang Pujud Rohil.
" Memperbaiki jalan itu kewajiban pemerintah,jika ada yang secara sukarela memperbaiki,itu sangat bagus,tapi jangan memaksa meminta sejumlah uang dan mengoceh jika sopir atau yang lewat tidak memberi uang yang diminta, " Keluh warga.
Warga tegas meminta agar kelompok " Pak Ogah " ini di tindak dan perbuatanya dihentikan karena telah merusak nama desa dan masyarakat tempatan.
Sampai berita ini di kirim ke redaksi siapa dan dati mana " Pak Ogah " ini belum ditahui asal- usulnya namun sudah meresahkan pelintas jalan. (HY)
Berita Terkait :
- Gadaikan Handpone Curian, Kedok Pencuri Ini Terbongkar,Ini Ceritanya0
- Banjir Kepung Kecamatan Bangko,Tanda-Tanda Banjir Meluas Terlihat Jelas0
- Pemuja Sabu Diciduk Dirumah Kontrakan,Ini Perbuatanya0
- Kapolda Riau Irjen M.Iqbal Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil Di Bagansiapiapi0
- Empat Kawanan Pencuri Asal Sumut Beraksi Di Bagan Batu Kini Ditangkap Polisi0
_Black11.png)








