- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
Menteri ESDM: Masih Ada yang Pakai BBM Tak Sesuai Peruntukan

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan banyak BBM yang dipakai tidak sesuai peruntukan. Salah satunya, solar subsidi yang dipakai industri yang tak berhak. (ANTARA FOTO/Didik Setiawan).
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut saat ini masih ada masyarakat yang menggunakan BBM tidak sesuai dengan peruntukannya. Salah satunya, Solar subsidi. Menurutnya, saat ini Solar subsidi banyak digunakan industri yang tidak berhak.
"Hari ini kita melihat di lapangan bahwa masih ada yang menggunakan BBM tidak sesuai peruntukannya, banyak Solar subsidi ini dipakai untuk kegiatan industri. Hal inilah yang mengakibatkan masyarakat tidak mendapatkan BBM subsidi tersebut," kata Arifin dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin (11/4) ini. dilansir dari cnn indonesia.
Karena masalah itulah, ia berharap para pelaku industri yang menggunakan solar subsidi baik secara langsung maupun tidak langsung segera bertobat.
Ia menjelaskan pemerintah mengalokasikan solar subsidi untuk masyarakat yang perlu dibantu dan membutuhkan, bukan diperuntukkan kepada industri yang melakukan bisnis komersial.
Untuk membantu masyarakat, pemerintah katanya menggelontorkan subsidi yang sangat besar. Untuk solar saja misalnya, subsidi yang digelontorkan Rp500 per liter.
Karena itulah, pemerintah akan selalu berusaha memastikan alokasi subsidi ini tersalur dengan tepat ke masyarakat yang membutuhkan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Pengamat Nilai Indonesia Sukses Dorong Produktivitas Padi dan Jagung0
- Induk Facebook Bakal Cetak Uang Digital \'Zuck Bucks\' di Metaverse0
- Pajak Kripto 2 Kali Lipat Jika Beli di Pedagang Tak Terdaftar Bappebti0
- Bank BJB Apresiasi dan Dukung Penuh Proses Hukum Dugaan SPK Fiktif Debitur0
- Bank BJB Dukung Polda Usut Dugaan SPK Fiktif Debitur0
_Black11.png)








