- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
Menteri ESDM: Masih Ada yang Pakai BBM Tak Sesuai Peruntukan

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan banyak BBM yang dipakai tidak sesuai peruntukan. Salah satunya, solar subsidi yang dipakai industri yang tak berhak. (ANTARA FOTO/Didik Setiawan).
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut saat ini masih ada masyarakat yang menggunakan BBM tidak sesuai dengan peruntukannya. Salah satunya, Solar subsidi. Menurutnya, saat ini Solar subsidi banyak digunakan industri yang tidak berhak.
"Hari ini kita melihat di lapangan bahwa masih ada yang menggunakan BBM tidak sesuai peruntukannya, banyak Solar subsidi ini dipakai untuk kegiatan industri. Hal inilah yang mengakibatkan masyarakat tidak mendapatkan BBM subsidi tersebut," kata Arifin dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin (11/4) ini. dilansir dari cnn indonesia.
Karena masalah itulah, ia berharap para pelaku industri yang menggunakan solar subsidi baik secara langsung maupun tidak langsung segera bertobat.
Ia menjelaskan pemerintah mengalokasikan solar subsidi untuk masyarakat yang perlu dibantu dan membutuhkan, bukan diperuntukkan kepada industri yang melakukan bisnis komersial.
Untuk membantu masyarakat, pemerintah katanya menggelontorkan subsidi yang sangat besar. Untuk solar saja misalnya, subsidi yang digelontorkan Rp500 per liter.
Karena itulah, pemerintah akan selalu berusaha memastikan alokasi subsidi ini tersalur dengan tepat ke masyarakat yang membutuhkan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Pengamat Nilai Indonesia Sukses Dorong Produktivitas Padi dan Jagung0
- Induk Facebook Bakal Cetak Uang Digital \'Zuck Bucks\' di Metaverse0
- Pajak Kripto 2 Kali Lipat Jika Beli di Pedagang Tak Terdaftar Bappebti0
- Bank BJB Apresiasi dan Dukung Penuh Proses Hukum Dugaan SPK Fiktif Debitur0
- Bank BJB Dukung Polda Usut Dugaan SPK Fiktif Debitur0
_Black11.png)









