- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Panas Politik di Pekanbaru Jelang Penunjujan Pj Wako

Gedung perkantoran Walikota Pekanbaru
Pekanbaru, VokalOnline Com - suhu politik di Pekanbaru mulai menghangat, apalagi adanya tarik ukur ter kait penetapann Pj Walikota Pekanbaru.
Info terkini, tiga nama calon diusulkan Gubernur Riau tidak satu nama pun diokekan Kemendgari RI.
Bahkan dari info berkembang Kemendagri lebih cendurung menunjuk Sekretaris dprd Riau menjadi Pj Walikota.
"Ya telah banyak diperdebatkan publik soal siapa Pj Wako Pekanbaru ini. Kayaknya Kemendagri punya kewenangan kuat menentukan siapa Pejabat Walikota, kalau itu terjadi maka tiga calon Pj Wako usulan Gubernur Riau tak dianggap oleh Kemendagri," ujar Herwan warga yang intens ikuti cerita warung Kopi Selasa 18 Mei 2022 pagi tadi.
Menyikapi penunjukan Pj Wako, Kemendagri lebih mengedepankan pendapat Mahkamah Konstitusi sebelum ini.
Menurut Pengamat Politik asal Sumbar Yosmeri yang kini berdomisili di Jakarta sikap Kemendagri terkait Pejabat Kepala Daerah sudah tepat.
"Tentu Kemendagri akan mempertimbangkan profesionalitas dan pengalaman birokrasi, tugas Pejabat Kepala Daerah jelas memastikan pelayanan publik terlaksana dan Pj Wako tidak boleh tersandera oleh kepentingan politik kelompok atau golongan selama menjalanka amanat sebagai Pj Wako," ujar Yosmeri lewat whatsapp mesenger, Selasa siang ini.
Bahkan Kemendagri kata Yosmeri sah saja menolak usulan Gubernur terkait Pejabat Walikota atau Bupati suatu daerah.
"Jika tracking profesionalitas dan prestasi kerja dikedepankan, Kemendagri bisa saja menunjuk sekdako sebagai jalan tengah terhadap polemik yg terjadi terhadap pengakatan pj wako pekanbaru dan akan tercipta stabilitas pemerintahan dan politik, sehingga ada kesinambungan dalam pelayanan publik, serta program program yg sdh direncanakan pemerintah selama ini dapat dituntaskan ini ibarat jalan tengah yg smart dilakukan kemendagri
"Sebaiknya tunggu saja siapa ynag diputuskan oleh Kemendagri untuk Pj Wako Pekanbaru itu," ujar Yosmeri. **Vol
Berita Terkait :
- Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Kasi Intelijen Kejaksaan Teluk Kuantan0
- Sekda Kuansing Study Banding ke Pemkab Dharmasraya0
- Lin Che Wei Tersangka Baru Kasus Exspor CPO Ditahan Kejagung0
- Tokoh Masyarakat Riau Ini Pertanyakan Keabsahan Penabalan Sultan Siak XIII0
- LAMR Tersayat Akibat Pendeportasian UAS Dari Singapura0
_Black11.png)









