- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Pekanbaru Kebut Vaksinasi Lansia Untuk Kejar PPKM Level 1

Presiden Joko Widodo saat meninjau vaksinasi lansia. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Hingga 22 November nanti, Kota Pekanbaru masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Ini berdasarkan evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri terhadap PPKM di luar Jawa dan Bali.
Pekanbaru belum bisa menerapkan PPKM level 1 bukan karena meningkatnya kasus harian Covid-19. Ada beberapa hal belum terpenuhi oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, di antaranya capaian vaksinasi lansia serta pelacakan kontak erat yang masih kurang dari 15 orang.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menjelaskan, data dari dinas kesehatan masih butuh 11.000 warga lansia lagi yang harus mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini harus dipenuhi dalam 10 hari ke depan.
Untuk itu, Firdaus memerintah 21 Puskesmas yang ada berbagi tugas. Setiap Puskesmas kini diwajibkan memberikan vaksin kepada 488 orang.
"Lurah harus aktif mengajak lansia di daerahnya untuk divaksin dalam 10 hari ke depan," kata Firdaus, Selasa siang, 9 November 2021.
Menurut Firdaus, capaian vaksinasi lansia di Pekanbaru terus meningkat setiap harinya. Hingga kini angka vaksinasi lansia di ibu kota Provinsi Riau ini sudah 51 persen.
Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis target vaksinasi lansia terpenuhi hingga 22 November nanti sehingga PPKM level 1 bisa diterapkan.
"Kemudian pelacakan 1 banding 15 warga juga harus terealisasikan, memang tidak mudah," kata Firdaus.
Sementara itu, berdasarkan paparan dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, kasus harian Covid-19 sangat turun drastis dibanding beberapa bulan lalu. Data terbaru hanya ada dua warga yang terpapar.
Mulai minimnya warga terkonfirmasi Covid-19, berdasarkan data dari dinas, membuat fasilitas kesehatan di Pekanbaru seperti rumah sakit dan isolasi terpadu hampir kosong. Baik itu yang dimiliki kota ataupun provinsi.
Sementara berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada 9 November 2021, sudah ada 128.142 warga Riau terpapar virus corona. Dari jumlah itu, 123.951 dinyatakan sembuh setelah dirawat dan menjalani isolasi di fasilitas pemerintah.
Dari jumlah warga terpapar tadi, 4.114 meninggal dunia. Sementara di rumah sakit, pasien virus corona yang dirawat tinggal 18 orang dan menjalani isolasi mandiri tinggal 59 orang.
Di sisi lain, kasus baru harian Covid-19 di Riau bertambah 3 orang, di mana 2 di antaranya ada di Pekanbaru dan 1 di Kabupaten Indragiri Hilir. Artinya, 10 kabupaten dan kota di Riau sudah nihil penambahan kasus baru. (syu)
Berita Terkait :
- Gubernur Sumbar Nyatakan Siap Hadiri Mubes IV IKMR Riau0
- Dosen Fakultas Kedokteran Unri Lakukan Penyuluhan Infeksi Menular Seksual0
- Petani Kopsa-M Menyatakan Tidak Ada Kriminalisasi0
- Petani Sawit Kopsa-M Stempel Darah di Atas Tanda Tangan0
- Bukannya Dilindungi, Sejumlah Oknum Dosen Malah Intimidasi Mahasiswi0
_Black11.png)









