- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Pelatih PSS Jadikan Piala Presiden Pelajaran Berharga

Jakarta, VokalOnline.Com - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menjadikan Piala Presiden 2022 yang mengantarkan tim asuhannya sampai babak semifinal sebagai pembelajaran berharga menatap Liga 1 2022/2023.
PSS harus mengakui ketangguhan Borneo FC di dua leg semifinal Piala Presiden setelah kalah 0-2 di leg pertama yang berlangsung di kandang, dan 0-4 di leg kedua Samarinda.
"Hasil pertandingan ini menjadi pembelajaran bahwa kualitas tim PSS harus diperbaiki," kata Seto, dikutip dari laman resmi klub, Selasa.
Terkait peningkatan kualitas tim, Seto secara teknis menyebutkan beberapa aspek yang harus dibenahi skuad Super Elang Jawa untuk menyambut Liga 1 mendatang.
"Sedikit tentang kualitas, kami terus meningkatkan kualitas 'passing', 'ball control', dan mengambil keputusan tentang pilihan 'passing'," katanya.
Menurut Seto, para pemain Laskar Sembada telah berusaha secara maksimal walau secara hasil jauh dari harapan hingga dikandaskan oleh Pesut Etam, julukan Borneo FC.
Seto menyoroti sedikit tentang evaluasinya pada laga leg kedua kontra Borneo FC yang berlangsung pada Senin (11/7) kemarin.
"Di babak pertama kami mencoba lebih tenang walaupun kami ketinggalan gol dari kesalahan kami. Hal tersebut menjadikan evaluasi bagi kami tim pelatih serta pemain," katanya.
Namun, kata Seto, pemainnya layak diberikan apresiasi di babak kedua karena terlihat upaya keras mengejar ketertinggalan gol setelah memasukkan beberapa pemain langganan starting line-up.
"Saya menghargai usaha pemain telah berusaha meredam permainan impresif Borneo FC. Kami akui banyak kelemahan di hal tersebut," katanya.
Sementara itu, penyerang PSS Boaz Solossa menyebutkan hasil pertandingan melawan Borneo FC menjadi cermin bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk terus melakukan perbaikan.
"Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk melaksanakan kompetisi Liga 1 nanti. Ke depan, kita bisa lebih baik lagi," kata mantan striker Persipura Jayapura yang sempat semusim lalu memperkuat Borneo FC tersebut. **Fira
Berita Terkait :
- Penonton Kecewa Pertandingan Dibatalkan, Manajemen PSPS Riau Minta Maaf0
- MU Kembali Tegaskan Tak Akan Jual Cristiano Ronaldo0
- Doll Persija Turunkan Kekuatan Terbaik Di Piala Indonesia0
- Andai Indonesia Tuan Rumah Piala Asia 20230
- Semarakkan HUT Bhayangkara Ke - 76, PWI Pelalawan Terima Tantangan Kapolres 0
_Black11.png)









