- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks

MERANTI, VokalOnline.Com - Penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial menjadi perhatian Polres Kepulauan Meranti. Untuk mengantisipasi dampaknya, jajaran kepolisian turun langsung ke lingkungan sekolah guna memberikan edukasi kepada para pelajar agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Edukasi tersebut dilaksanakan melalui program Quick Win Kapolri QW 1 Kegiatan 2 Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMA Negeri 2 Selatpanjang, Senin (2/11/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., didampingi Kasat Binmas IPTU Abdul Roni, S.H., KBO Satlantas IPDA Noprizal, S.E., serta personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran berita hoaks, terutama melalui media sosial. Mereka diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, apalagi ikut menyebarkannya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga mengatakan, kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus mencegah berbagai perilaku negatif sejak dini.
"Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin mengajak para pelajar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Kami juga mengajak para siswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," ujarnya.
Menurutnya, edukasi kepada generasi muda penting dilakukan agar lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun kesadaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan Polidik tersebut, Polres Kepulauan Meranti berharap kehadiran Polri dapat menjadi mitra para pendidik dalam mencegah kenakalan anak dan penyebaran berita hoaks di kalangan pelajar.
Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.(Bom)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









