- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Pemain Ekuador Gugup Lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17

Pemain Ekuador mengaku gugup jelang lawan Indonesia di laga pertama Piala Dunia U-17. (Arsip FEF)
Jakarta, VokalOnline.Com - Gelandang timnas Ekuador U-17, Jairo Reyes, mengungkapkan timnya merasa gugup jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di pertama mereka di Grup A Piala Dunia U-17 2023, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11).
Pasalnya mereka akan melawan tuan rumah sekaligus tampil di hadapan suporter dan publik Surabaya.
Apalagi, pertandingan itu akan digelar setelah acara pembukaan yang dihadiri oleh banyak tokoh dan pesohor.
"Di awal tentunya kami bakal sedikit gugup di pertandingan pertama, tetapi ini pertandingan 11 pemain melawan 11 pemain. Tentunya semua akan berjalan semakin baik setelah pertandingan pertama," kata Reyes, di sela latihan Timnas Ekuador, Rabu (8/11).
Menurut Reyes, Timnas Indonesia memiliki kekuatan yang sangat mereka perhitungkan. Ekuador sendiri mengaku sudah memantau Garuda Asia sudah sejak lama.
"Saya pikir Indonesia adalah tim yang sangat kuat. Kami melihat mereka sudah sejak lama, sesuai dengan apa yang pelatih instruksikan kepada kami tentang mereka. Kami menganalisis permainan mereka, dan mempelajari bagaimana menghadapi mereka," ujar Reyes.
Tak hanya Indonesia, menurutnya, kontestan lainnya di Grup A, yakni Panama dan Maroko juga merupakan lawan yang kuat. Bagi Reyes, perlu kerja keras dan analisis yang tajam untuk melawan mereka.
"Kami sadar, semua yang ada di Grup A adalah lawan yang kuat, ini tentu akan sulit bagi kami. Untuk diri saya pribadi, saya akan menganalisis pertandingan yang akan kami hadapi. Saya tahu itu akan berjalan dengan baik karena kami bekerja keras untuk itu," kata Reyes menambahkan.(fit)**
Berita Terkait :
- Sepak Takraw Putri Riau Raih Emas dan Lolos Nomor Utama PON 20240
- Porwil Sumatera XI Dimulai, Ketua Panpel Cabor E-Sport ESI Pengprov Riau Apresiasi Kinerja Panitia0
- Para Pemain dan Pelatih Sepaktakraw Riau foto Bersama di GOR Sepaktakraw Purna MTQ, Pekanbaru0
- Marquez Singgung Rossi Soal Pindah dari Honda ke Ducati0
- MU Terpuruk, Pemain Diklaim Takut Sikap Keras Ten Hag0
_Black11.png)









