Breaking News
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Pemkab Kampar Kembali Berlakukan PPKM
Kasus Covid-19 Naik Drastis

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat memimpin rapat koordinasi PPKM. IST
BANGKINANG (VOKALONLINE.COM) - Pemerintah Kabupaten Kampar kembali mengambil ancang-ancang akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat naiknya kasus penularan maupun kasus kematian akibat Covid-19.
Hal tersebut terungkap dalam rapat di kantor Bupati Kampar, Senin (24/5/2021) yang dipimpin Bupati Kampar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri. Rapat ini diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Forkopimda Kabupaten Kampar dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Seiring pemberlakuan PPKM berbasis mikro, Pemkab Kampar kembali mendirikan Posko Kesehatan di setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.
Yusri yang juga bertindak sebagai Wakil Ketua Satgas Penangangan Covid-19 mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Kampar yang terkonfirmasi sebanyak 3.948 orang, pasien yang sembuh 3.333 orang dengan persentase kesembuhan 84% dengan rata nasional 92%. Kemudian kasus meninggal dunia sebanyak 156 orang atau 3,9% diatas rata nasional 2,8%.
Selanjutnya dirawat di rumah sakit sebanyak 294 orang dan diisolasi di rumah masing-masing sebanyak 165 orang. Khusus hari ini Senin (24/5/2021) sebanyak 36 orang positif tertular Covid-19, pasien yang sembuh 31 orang dan meninggal dunia satu orang di Perhentian Raja.
Yusri menyampaikan, saat ini ada lima kecamatan di Kabupaten Kampar yang termasuk Zona Merah atau angka penyebaran tertinggi dibanding nasional atau provinsi yakni Kecamatan Tapung Hulu, Tapung, Siak Hulu, Tambang dan Kecamatan Bangkinang Kota.
Lima kecamatan tersebut akan kembali diberlakukan PPKM dengan mendirikan tenda untuk posko cek kesehatan gratis di Puskesmas masing-masing.
Ia menegaskan, di lima kecamatan ini tidak ada lagi dibolehkan adanya kerumunan termasuk kegiatan belajar mengajar tatap muka.
"Karena apapun nama kegiatan termasuk resepsi pernikahan hanya melakukan ijab kabul saja. Walaupun ada, itu jika tuan rumah bisa membatasi hanya untuk tiga puluh orang," ujar Yusri.
Selama PPKM, Satgas dan dinas terkait akan melakukan patroli setiap hari di posko-posko dan tempat keramaian lainnya. Hal ini juga penertiban pasar, tempat-tempat penjualan makan minum.
Penertiban jam jual malam khusus zona merah hanya sampai pukul 21.00 WIB. Kemudian daerah yang tidak masuk zona merah tutup pukul 22.00 WIB. Dimana tim juga monitoring rumah tempat ibadah dan memeriksan perlengkapan protokol kesehatan terutama tempat mencuci tangan, ketersediaan hand sanitizer dan pemberlakuan pengaturan jarak. (hir)
Berita Terkait :
- Tangkap Otak Teror Kepala Anjing ke Rumah Jaksa Kejati 0
- Ratusan Warga Bandel Terjaring Sedang Berkerumun0
- Disambut Bupati Kampar, Ini Kata Presiden Jokowi Tentang Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang 0
- Jadi Khatib Shalat Ied, Gubri Tak Kuasa Menahan Tangis, Doakan Covid Segera Pergi0
- Longsor, Jalan Pekanbaru-Sumbar Putus0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









