Breaking News
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
Pemkab Kampar Kembali Berlakukan PPKM
Kasus Covid-19 Naik Drastis

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat memimpin rapat koordinasi PPKM. IST
BANGKINANG (VOKALONLINE.COM) - Pemerintah Kabupaten Kampar kembali mengambil ancang-ancang akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat naiknya kasus penularan maupun kasus kematian akibat Covid-19.
Hal tersebut terungkap dalam rapat di kantor Bupati Kampar, Senin (24/5/2021) yang dipimpin Bupati Kampar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri. Rapat ini diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Forkopimda Kabupaten Kampar dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Seiring pemberlakuan PPKM berbasis mikro, Pemkab Kampar kembali mendirikan Posko Kesehatan di setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.
Yusri yang juga bertindak sebagai Wakil Ketua Satgas Penangangan Covid-19 mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Kampar yang terkonfirmasi sebanyak 3.948 orang, pasien yang sembuh 3.333 orang dengan persentase kesembuhan 84% dengan rata nasional 92%. Kemudian kasus meninggal dunia sebanyak 156 orang atau 3,9% diatas rata nasional 2,8%.
Selanjutnya dirawat di rumah sakit sebanyak 294 orang dan diisolasi di rumah masing-masing sebanyak 165 orang. Khusus hari ini Senin (24/5/2021) sebanyak 36 orang positif tertular Covid-19, pasien yang sembuh 31 orang dan meninggal dunia satu orang di Perhentian Raja.
Yusri menyampaikan, saat ini ada lima kecamatan di Kabupaten Kampar yang termasuk Zona Merah atau angka penyebaran tertinggi dibanding nasional atau provinsi yakni Kecamatan Tapung Hulu, Tapung, Siak Hulu, Tambang dan Kecamatan Bangkinang Kota.
Lima kecamatan tersebut akan kembali diberlakukan PPKM dengan mendirikan tenda untuk posko cek kesehatan gratis di Puskesmas masing-masing.
Ia menegaskan, di lima kecamatan ini tidak ada lagi dibolehkan adanya kerumunan termasuk kegiatan belajar mengajar tatap muka.
"Karena apapun nama kegiatan termasuk resepsi pernikahan hanya melakukan ijab kabul saja. Walaupun ada, itu jika tuan rumah bisa membatasi hanya untuk tiga puluh orang," ujar Yusri.
Selama PPKM, Satgas dan dinas terkait akan melakukan patroli setiap hari di posko-posko dan tempat keramaian lainnya. Hal ini juga penertiban pasar, tempat-tempat penjualan makan minum.
Penertiban jam jual malam khusus zona merah hanya sampai pukul 21.00 WIB. Kemudian daerah yang tidak masuk zona merah tutup pukul 22.00 WIB. Dimana tim juga monitoring rumah tempat ibadah dan memeriksan perlengkapan protokol kesehatan terutama tempat mencuci tangan, ketersediaan hand sanitizer dan pemberlakuan pengaturan jarak. (hir)
Berita Terkait :
- Tangkap Otak Teror Kepala Anjing ke Rumah Jaksa Kejati 0
- Ratusan Warga Bandel Terjaring Sedang Berkerumun0
- Disambut Bupati Kampar, Ini Kata Presiden Jokowi Tentang Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang 0
- Jadi Khatib Shalat Ied, Gubri Tak Kuasa Menahan Tangis, Doakan Covid Segera Pergi0
- Longsor, Jalan Pekanbaru-Sumbar Putus0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









