- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Pemkab Meranti Gelar Lokalatih 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

MERANTI, VokalOnline.Com - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, diwakili Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fahri, S.KM, membuka Lokakarya dan Pelatihan (Lokalatih) 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2023, di Grand Meranti Hotel, Kamis (24/3/2023).
Kegiatan tersebut merupakan program pendampingan dan advokasi yang dilaksanakan oleh PT RAPP, Tanoto Foundation, dan Yayasan Cipta di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kadis Kesehatan M. Fahri yang juga Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kepulauan Meranti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
"Terima kasih atas program pendampingan dan advokasi yang dilakukan, semoga kerjasama dan kolaborasi ini dapat mewujudkan Kabupaten Meranti maju, cerdas dan bermartabat," ujar Fahri.
Dia menyebutkan, sejak dilaksanakan kesepakatan bersama antara Pemkab Kepulauan Meranti dengan PT RAPP, Tanoto Foundation, dan Yayasan Cipta, hingga hari ini, banyak hal-hal positif didapatkan. Terutama disahkannya dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (SKPP) di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Meranti yang pertama disahkan dari 4 kabupaten. Yakni, Meranti, Siak, Pelalawan dan Kampar," ungkapnya.
Koordinator Program Kesehatan PT RAPP Purwo Widi Astanto, menjelaskan pihak perusahan cukup konsen dalam masalah stunting. Karena menurutnya, hal itu bisa berdampak serius pada generasi yang akan datang.
"Serta akan mengakibatkan turunnya kualitas bagi para pekerja yang mendaftar di perusahaan kedepannya," kata Widi. (Bom)**
Berita Terkait :
- Pemkab Meranti Laksanakan Senam Pagi Setiap Kamis0
- Buaya Muncul Di Parit Warga Panik, Seekor Buaya Dilumpuhkan Warga0
- Kamis Barokah, Lagi Dua Balita Penderita Stunting di Merbau dapat Bantuan dari Kapolsek0
- Peringati HUT RI ke-78, Polres Inhu Tanam 3500 Pohon0
- Besok Menkominfo Akan ke Riau, Bertemu Kades hingga UMKM 0
_Black11.png)









