- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
- HUT Bhayangkara ke-80: Polsek Keritang Gelar Donor Darah
- Rayakan HUT ke-80, Polsek Keritang Tebar Kepedulian Lewat Bansos Sembako
- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
Pemkab Meranti Gelar Penyuluhan Pencegahan Korupsi

MERANTI, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (2/11/2023) menggelar Sosialisasi Penyuluhan Aksi Pencegahan Dan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Aula Kantor Bupati, Selatpanjang.
Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Bupati melalui Asisten Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah.
Dijelaskan Sudandri, tindakan korupsi tidak hanya bentuk pelanggaran hukum dan etika, namun juga bertentangan dengan HAM dan keadilan.

"Korupsi juga ancaman terhadap kemanusiaan, terhadap hak publik, dan ancaman terhadap keberlangsungan bangsa dan negara, karena korupsi merusak sendi-sendi kehidupan," kata Sudandri.
Lebih lanjut, dia menyebutkan sebagai bangsa yang religius dan berbudaya luhur, seharusnya menjadi pengingat yang kuat untuk tidak melakukan tindakan korupsi.
"Semua agama yang dianut bangsa Indonesia pada hakikatnya tegas melarang umatnya untuk melakukan korupsi. Korupsi bagi umat beragama merupakan bentuk kezaliman terhadap kepercayaan dan amanah rakyat yang menginginkan keadilan dan kesejahteraan," sebutnya.
Untuk menutup celah korupsi, tambahnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan reformasi birokrasi, perbaikan layanan publik, dan penguatan pengawasan secara lebih transparan dan akuntabel.
"Dalam pemberian perizinan, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan penyederhanaan birokrasi melalui transformasi organisasi, transformasi SDM aparatur, dan transformasi sistem kerja," jelas Sudandri.
Tidak hanya itu, Pemkab Meranti juga terus melakukan upaya peningkatan tata kelola manajemen ASN agar menjadi lebih profesional dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
"Di samping itu, Pemkab Meranti terus memperluas pemanfaatan teknologi digital, misalnya melalui pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), antara lain e-planning, e-budgeting, e-catalog, dan e-payment, serta sistem aplikasi lainnya," kata Dandri. (Bom)**
Berita Terkait :
- Plt Bupati H. Asmar Hadiri Pisah Sambut Kajati Riau 0
- Pembunuh Waria Di Bagan Batu Dituntut JPU Tujuh Tahun Penjara, Ini Kisahnya0
- SMK Negeri 1 Merbau Gelar Roadsfhow Perdana di Merbau 0
- Dua Sekolah Meranti Menjadi Sekolah Sehat SD N 2 dan SMP N 1 Selatpanjang0
- 34 Tenaga Teknis Formasi P3K Tahun 2022 Terima SK Pengangkatan0
_Black11.png)









