- Satgas PKH Ditantang, Eks Kebun PT SAL Masih Dihuni Pekerja dan Security Lama
- Sekolah Perlu Pahami Hak dalam Pemberitaan, JMSI Inhu Gelar Sosialisasi Advokasi Pers
- Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuk Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
- Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
- Penataan TPA Muara Fajar Pekanbaru Berlanjut, Sistem WTE Segera Diterapkan
- Pemko Pekanbaru Klaim Penataan TPA Muara Fajar Alami Kemajuan Signifikan
- Pemko Pekanbaru Siapkan Pelebaran Jalan Bangau Sakti, Upaya Urai Kemacetan Soebrantas
- Pemko Pekanbaru Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk
- Mahasiswa Unilak Gelar Demo Jilid II, Tuntut Transparansi Dana Kampus
- Pastikan Situasi Aman Kondusif, Lapas Tembilahan Laksanakan Razia Insidentil Blok Hunian
Pembunuh Waria Di Bagan Batu Dituntut JPU Tujuh Tahun Penjara, Ini Kisahnya

Rohil, VokalOnline.Com - Setelah mengikuti beberapa kali persidangan di PN Rohil, DR Alias DK terdakwa pembunuhan terhadap SA Alias ML (43) seorang waria dengan TKP di KM 1 Jalan Lintas Riau-Sumut Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah akhirnya lega mendengar tuntutan 7 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rokan Hilir.
Bagaimana tidak karens tuntutan dianggap ringan seyelah dibacaksn JPU terhadap terdakwa DR alias DK dan tentunya terdakwa merasa mendapat berkah atas tuntutan tersebut,namun bukan keadilan terhadap keluarga korban.
Tuntutan dianggap ringan atas sidang kasus pembunuhan dihimpun dari data SIPP PN Rokan Hilir telah dibacakan oleh Jaksa penuntut umum ( JPU) Rokan Hilir,Kamis,( 26/10/ 2023) lalu.
Dalam persidangan di PN Rohil itu, JPU Kejari Yopentinu Adi Nugraha SH selaku jaksa 1 dan Fikry Ariga SH,menuntut DR alias DK karena terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang sesuai disangkakan melanggar Pasal 351 Ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana dimaksud dalam Dakwaan Alternatif kedua Penuntut Umum.
" Menuntut pidana penjara terhadap Terdakwa DR alias DK selama 7 (tujuh) Tahun penjara dikurangi sepenuhnya selama dalam tahanan, dengan perintah agar tetap ditahan dalam isi sidang tuntutan tersebut.
Kini tengah menunggu untuk agenda sidang pembacaan putusan atau vonis terhadap terdakwa DR Alias DK akan dibacakan pada sidang Putusan 7 November 2023 atau pekan depan.
Diketahui dalam dakwaan JPU, kasus pembunuhan ini terjadi pada hari Selasa (20/6/ 2023) sekitar jam 02.00 WIB dini hari .
Saksi Kurnia tiba di pengkolan tempat mangkal waria di Jalan Jenderal Sudirman KM. 1 Bagan Batu Bagan Sinembah Rokan Hilir.
Di pengkolan tersebut Saksi Kurnia bertemu dengan Korban SA alias ML sedang menunggu tamu,lalu saksi Kurnia bertanya kepada Korban dengan mengatakan “Siapa saja yang keluar mangkal ? ” lalu dijawab Korban “Selain kita berdua tidak ada waria yang sedang mangkal”.
Lalu Saksi Kurnia bertanya kepada Korban SA alias ML apakah sudah dapat tamu atau pelanggan namun korban menjawab belum dapat tamu atau pelanggan.
Selanjutnya, Korban SA alias ML menjauh dari tempat mangkal untuk mencari tamu sekira 500 (lima ratus) meter dari bengkolan.
Pada saat yang bersamaan sekira jam 04.00 WIB Terdakwa DR alias DK yang sedang mengendarai truck PT. Harum Manis Agung bersama Saksi Rizki melintas di Jalan Jenderal Sudirman KM. 1 Bagan Batu Kec. Bagan Sinembah Rokan Hilir dan Terdakwa ingin buang air besar lalu berhenti di pinggir jalan.
Terdakwa DR alias DK memasuki tempat yang sepi untuk buang air besar.
Belum sempat untuk buang air besar,SA alias ML sabg waria mendatangi terdakwa dan berkata duit-duit 100 ” dijawab terdakwa “Apa pula 100”.
Dijawab Korban SA alias ML,Kalo enggak, gak aman, mendengar hal inilah membuat terdakwa emosi dan mengajak korban SA alias ML berkelahi dengan mengatakan.
“ Kalian pikir aku takut” ucap tersangka saat itu sehingga terjadilah perkelahian antara Terdakwa dan Korban SA alias ML.
Terdakwa memiting leher Korban SA alias ML dengan tangan kirinya selama sekitar 10 menit,korban sambil berteriak minta tolong.
Mendengar ada teriakan tersebut Saksi Ngatijan pergi ke Pos Security bertemu dengan Saksi Agung minta tolong.
Saksi Agung juga mengaku ada mendengar suara sesrorang minta tolong samar-samar di subuh tersebut.
Setelah itu Saksi Ngatijan mengajak Saksi Agung mencari arah suara dengan 2 senter dan berjalan sekitar 50 (lima puluh) meter di gelapnya subuh tersebut.
Akhirnya bertemu dengan Terdakwa dengan posisi menindih tubuh Korban SA alias ML di bawahnya sambil memiting leher waria terdebut menggunakan tangan kiri.
Saksi Ngatijan dan Agung datang,lalu terdakwa melepaskan pitingannya,SA alias MA sudah tidak bergerak dan bersuara lagi.
Dalam dakwaan jaksa menuntut perbuatan terdakwa dengan pidana dalam Pasal 338 KUHPidana junto Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana.
Berdasarkan hasil Visum Et Repertum Nomor : 370/UM-PK/2598/2023 yang dikeluarkan UPT Puskesmas Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah oleh dr. Nur Intan,dokter pemeriksa, telah melakukan pemeriksaan jasad korban S Alias Mala dengan hasil pemeriksaan :
Dijumpai lebam pada area wajah, leher dan punggung, Dijumpai memar pada kelopak mata atas kiri, dijumpai memar pada pipi sebelah kiri,luka lecet pipi kiri,gigi ke tiga atas lepas,uka lecet di sudut bibir sebelah kiri luka lecet di lengan atas kiri, luka lecet tekan di leher sebelah kanan dan kiri.(Hy)**
Berita Terkait :
- SMK Negeri 1 Merbau Gelar Roadsfhow Perdana di Merbau 0
- Dua Sekolah Meranti Menjadi Sekolah Sehat SD N 2 dan SMP N 1 Selatpanjang0
- 34 Tenaga Teknis Formasi P3K Tahun 2022 Terima SK Pengangkatan0
- 135 PNS Pemkab Meranti Ikut Pembekalan Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah0
- Meranti Jadi Tuan Rumah Kegiatan BBPOM Pekanbaru0
_Black11.png)









