- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
- HUT Bhayangkara ke-80: Polsek Keritang Gelar Donor Darah
- Rayakan HUT ke-80, Polsek Keritang Tebar Kepedulian Lewat Bansos Sembako
- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
Pemkab Meranti Sambut Baik Seminar APDESI

MERANTI, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut baik seminar dan diskusi yang digelar DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kepulauan Meranti.
Seminar dengan tema Peduli Desa untuk Negeri itu dibuka oleh Plt Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Sudandri Jauzah, Selasa (31/10/2023) di Gedung Dharma Wanita Selatpanjang.

"Saya menyambut baik terselenggaranya seminar dan diskusi terkait dengan persoalan agraria dan pertanahan di Meranti ini," kata Sudandri.
Dia menyinggung Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) di Meranti yang merupakan Area Penggunaan Lain (APL) sekitar 27,74 persen. Sementara itu, ada 22,2 persen dari kawasan tersebut masuk pula dalam kawasan PIPPIB, artinya lahan yang bisa diterbitkan sertifikat tanah hanya 4,97 persen.
"Luasan ini sangat kecil dan sangat membatasi ruang gerak masyarakat dan pengusaha dalam berinvestasi serta berusaha," katanya.
Ia berharap melalui seminar dan diskusi tersebut, dapat menghadirkan butir-butir solusi terkait dengan persoalan agraria dan pertanahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti
"Kami sangat-sangat berharap, pertemuan ini membawa solusi bagi kepastian hukum atas tanah yang ditempati dan juga mendapatkan solusinya," kata Sudandri.
Sementara itu Ketua DPC APDESI Kepulauan Meranti Toha, mengatakan saat ini pertanahan di luar dan dalam lingkungan masyarakat banyak masih kawasan hutan dan gambut. Hal tersebut tambahnya, menghambat sertifikat hak milik.
"Semoga adanya solusi yang didapatkan dari diskusi ini," kata Toha.
Seminar dan diskusi itu diisi oleh Praktisi Kemitraan Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Roni Samudra, dan Ketua KPH Tebingtinggi Apidian Suherdianta.
Tampak hadir Kepala Bidang Pertanahan Kepulauan Meranti Maizhatul Baizura, para kepala desa dan lurah se-Kepulauan Meranti, serta pejabat dan tamu undangan lainnya. (Bom)**
Berita Terkait :
- PC PMII Kepulauan Meranti Berjuang Keras Lakukan MAPABA Ke III Sukses0
- Meranti Raih Peringkat Tiga LKPM dalam Riau Investment Award Tahun 20230
- Sore Tadi Korban Banjir Di Kelurahan Bagan Punak Dikunjungi Bupati Rohil0
- Silaturahmi dan Cooling Sistem, Polres Kunjungi DPD Golkar Inhil0
- Afrizal Sintong Gesa Penyusunan Profil Kecamatan Dipercepat Ini Alasannya0
_Black11.png)









