- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Penampakan Bumi dari Luar Angkasa usai Tak Terlihat Selama 50 Tahun
VoakalOnline.Com-- Wahana antariksa Orion dalam misi Artemis 1 masih dalam perjalanan menuju Bulan. Di sela-sela itu, Orion sempat mengirim foto Bumi dari luar angkasa.
Melansir Space.com, Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) meluncurkan roket Space Launch System (SLS) yang membawa pesawat Orion pada Rabu (16/11). Pesawat nirawak itu membawa sejumlah benda seperti manekin, cubesats, dan boneka Snoopy.
Benda-benda itu dibawa dengan tujuan melihat dampak radiasi di Bulan. Misi ini merupakan bagian dari program Artemis yang menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2025.
Pesawat Orion kini dalam perjalanan ke Bulan. Setelah 10 jam lepas landas, kamera yang terpasang di dalam pesawat itu mulai mengirim beberapa gambar ke Bumi.
Salah satunya adalah gambar kondisi di dalam pesawat. Dalam siaran yang dimuat NASA TV, tampak manekin yang dibawa dengan mengenakan pakaian oranye mirip seperti astronaut.
Jendela pesawat Orion juga tampak dalam foto tersebut. Di saat yang sama, kamera yang terpasang di bagian lain pesawat penangkap penampakan Bumi dari luar angkasa.
"Pemandangan Bumi yang diambil dari pesawat buatan manusia, tidak terlihat sejak 1972 ketika misi Apollo 50 tahun lalu," ujar Sandra Jones selaku juru bicara NASA.
"Penampakan bola biru di tengah kegelapan luar angkasa sekarang menangkap imajinasi dari generasi baru, generasi Artemis," katanya.
Dalam foto yang dirilis, tampak sebagian pesawat Orion serta Bumi di kejauhan. Bumi terlihat berwarna biru dengan corak putih serta agak gepeng.
"Setiap sayap panel surya Orion punya kamera yang dipasang di ujung yang telah dimodifikasi untuk penggunaan di luar angkasa. Kamera itu menyediakan pemandangan dari luar pesawat," kata David Melenderez, Pemimpin integrasi pencitraan Program Orion.
NASA terakhir kali menerbangkan manusia ke Bulan pada misi Apollo 17, Desember 1972. Sejak saat itu, manusia absen di Bulan selama 50 tahun.
Biaya yang sangat besar menjadi alasan tak ada penerbangan manusia ke Bulan setelah misi tersebut. NASA sendiri mengatakan, program Artemis akan menjadi bahan pelajaran untuk menerbangkan manusia ke Mars di masa depan.
Mengutip Universe Magazine, Orion diperkirakan mendarat di Bulan enam hari setelah peluncuran. Orion baru akan kembali lagi ke Bumi pada 1 Desember bulan depan setelah 16 hari berada di Bulan.
Jika Artemis 1 sesuai rencana, NASA akan melanjutkan Artemis II pada 2024. Pada misi kedua, tiga astronaut akan diikutsertakan untuk terbang ke Bulan.**Syafira
Berita Terkait :
- Netizen Inggris Klaim Diancam Dibunuh usai Nyinyir soal Batik G200
- Centang Biru Akan Hilang Jika Tak Bayar, Termasuk Akun Jokowi-Biden?0
- Visualisasi DTE G20 Tarik Antusiasme Lebih dari 700 Pengunjung0
- Roket SLS Artemis 1 NASA Terbang ke Angkasa Malam ini0
- Bjorka Bocorkan 3,2 Miliar Data Diduga dari PeduliLindungi0
_Black11.png)








