- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
Pencarian ABK Yang Karam Dilaut Dihentikan,3 Selamat,1 Meninggal Dunia

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Pencarian terhadap ABK Kapal nelayan yang karam akibat angin kencang dan gelombang tinggi diperairan Rokan Hilir,Sabtu (2/11/2024) sejak Senen (3/11/2024) dihentikan.
Karena seluruh ABK sudah ditemukan,3 selamat dan 1 ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam,Ahad (3/11/2024) sore lalu.
Informasi adanya kapal karam ini membuat pihak terkait dan nelayan aaa n Tempatan mencari menyisir perairan sepanjang Kubu,Pasir Limau Kapas,Pulau Halang berhampiran Selat Selat Malaka yang masuk wilayah maritim Rohil.
Tiga ABK yang ditemukan selamat adalah Rudi,Sijek dan Adit, merupakanwarga Bagansiapiapi,Rohil.
Pada pencariablnAhad,(3/11/2024) sore kemaren telah berhasil menemukan Azwar dalam kondisi tidak bernyawa diperairan Pulau Halang.
Jasad Azwar di evakuasi ke Bagsnsiapiapi dab telah dinakamkab di Pekuburan Islam Bagan Punak,Bagsnsiapiapi.
Informasi diperoleh Selasa,(5/11/2024) dari sumber layak dipercaya menyebutkan kapal naas itu nengalami bocor dilambungnya ,air laut pun masuk kedalamnya.
Bocor tersebut akibat hantaman gelombang dan kencangnya angin di Selat Melaka saat itu,Sabtu (2/11/2024) kapal bocor pada posisi titik koordinat 02'27'00N-100'39'00'E di perairan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Saat kapal karam, 4 ABK ini berusaha menyelamatkan diri,Adit,Rudi,sijek selamat dan ditemukan oleh tim penyelamat Polair Polres Rohil.
Sedangka. Azwar (53) setelah sehati kemudian, Ahad (3/11/2024) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia diperairan Pulau Halang.
Pihak Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Panipahan telah memberikan himbauan dan pemberitahuan kepada nelayan untuk mewaspadai kondisi perairan ketika akan beraktifitas di laut.
" Kami tetap menghimbau agar memperhatikan kondisi perairan serta ikuti anaran dari BMKG yang dapat terpantau cepat lewat aplikasi, " Sebut Simaremare,Staf KSOP Panipahan(.(Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









