- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Pencarian ABK Yang Karam Dilaut Dihentikan,3 Selamat,1 Meninggal Dunia

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Pencarian terhadap ABK Kapal nelayan yang karam akibat angin kencang dan gelombang tinggi diperairan Rokan Hilir,Sabtu (2/11/2024) sejak Senen (3/11/2024) dihentikan.
Karena seluruh ABK sudah ditemukan,3 selamat dan 1 ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam,Ahad (3/11/2024) sore lalu.
Informasi adanya kapal karam ini membuat pihak terkait dan nelayan aaa n Tempatan mencari menyisir perairan sepanjang Kubu,Pasir Limau Kapas,Pulau Halang berhampiran Selat Selat Malaka yang masuk wilayah maritim Rohil.
Tiga ABK yang ditemukan selamat adalah Rudi,Sijek dan Adit, merupakanwarga Bagansiapiapi,Rohil.
Pada pencariablnAhad,(3/11/2024) sore kemaren telah berhasil menemukan Azwar dalam kondisi tidak bernyawa diperairan Pulau Halang.
Jasad Azwar di evakuasi ke Bagsnsiapiapi dab telah dinakamkab di Pekuburan Islam Bagan Punak,Bagsnsiapiapi.
Informasi diperoleh Selasa,(5/11/2024) dari sumber layak dipercaya menyebutkan kapal naas itu nengalami bocor dilambungnya ,air laut pun masuk kedalamnya.
Bocor tersebut akibat hantaman gelombang dan kencangnya angin di Selat Melaka saat itu,Sabtu (2/11/2024) kapal bocor pada posisi titik koordinat 02'27'00N-100'39'00'E di perairan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Saat kapal karam, 4 ABK ini berusaha menyelamatkan diri,Adit,Rudi,sijek selamat dan ditemukan oleh tim penyelamat Polair Polres Rohil.
Sedangka. Azwar (53) setelah sehati kemudian, Ahad (3/11/2024) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia diperairan Pulau Halang.
Pihak Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Panipahan telah memberikan himbauan dan pemberitahuan kepada nelayan untuk mewaspadai kondisi perairan ketika akan beraktifitas di laut.
" Kami tetap menghimbau agar memperhatikan kondisi perairan serta ikuti anaran dari BMKG yang dapat terpantau cepat lewat aplikasi, " Sebut Simaremare,Staf KSOP Panipahan(.(Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









