- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
- 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Personel Satsamapta Polres Meranti Bantu Suplai Air Bersih kepada Warga Terdampak Kemarau

Meranti, VokalOnline.Com - Personel Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Kamis (10/8/2023) sore, memberikan bantuan suplai air bersih kepada warga terdampak kemarau atau El Nino di wilayah kecamatan Tebingtinggi.
Adapun pemukiman warga yang mendapat suplai air bersih karena musim kemarau, yakni jalan Pusara dan Banglas.
Dalam penyaluran bantuan air bersih itu, Sat Samapta mengerahkan sebanyak 7 personel.
"Bantuan penyuplaian ini kita lakukan dalam rangka menanggulangi musim kemarau bagi warga terdampak dan membutuhkan ketersediaan air bersih," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, melalui Kasat Samapta AKP Timur Brata Yuda N, SH Jumat (11/8/2023) pagi.
Mengingat saat ini memasuki musim kemarau, Polres Kepulauan Meranti juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih menghemat air bersih.
"Sekarang sudah mulai musim kemarau, jadi sebaiknya kita semua berhemat air. Pakai seperlunya saja untuk kebutuhan yang dianggap penting," imbau Kasat.
Tidak hanya itu, memasuki musim kemarau ini juga masyarakat diingatkan untuk tidak membakar atau memerun di lahan yang kosong.
"Kalau sudah musim kemarau rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jadi, kami imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Termasuk juga di rumah, jangan lalai. Pastikan kompor sudah betul-betul mati ketika sudah digunakan. Begitu juga yang lainnya yang bisa menyebabkan kebakaran," pesannya. (Bom)**
Berita Terkait :
- Kejadiannya di Riau, Pemasang Bendera Merah Putih di Amankan Polisi0
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Penampilan Teater Selembayung di Paripurna DPRD di HUT ke-66 Provinsi Riau, Hanya Miskomunikasi0
- Satu-satunya di Riau, Kabupaten Inhu Raih BKN Award tahun 20230
- Bupati Rezita Terima Dua Penghargaan Dihari Jadi Provinsi Riau0
_Black11.png)









