- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
Personel Satsamapta Polres Meranti Bantu Suplai Air Bersih kepada Warga Terdampak Kemarau

Meranti, VokalOnline.Com - Personel Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Kamis (10/8/2023) sore, memberikan bantuan suplai air bersih kepada warga terdampak kemarau atau El Nino di wilayah kecamatan Tebingtinggi.
Adapun pemukiman warga yang mendapat suplai air bersih karena musim kemarau, yakni jalan Pusara dan Banglas.
Dalam penyaluran bantuan air bersih itu, Sat Samapta mengerahkan sebanyak 7 personel.
"Bantuan penyuplaian ini kita lakukan dalam rangka menanggulangi musim kemarau bagi warga terdampak dan membutuhkan ketersediaan air bersih," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, melalui Kasat Samapta AKP Timur Brata Yuda N, SH Jumat (11/8/2023) pagi.
Mengingat saat ini memasuki musim kemarau, Polres Kepulauan Meranti juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih menghemat air bersih.
"Sekarang sudah mulai musim kemarau, jadi sebaiknya kita semua berhemat air. Pakai seperlunya saja untuk kebutuhan yang dianggap penting," imbau Kasat.
Tidak hanya itu, memasuki musim kemarau ini juga masyarakat diingatkan untuk tidak membakar atau memerun di lahan yang kosong.
"Kalau sudah musim kemarau rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jadi, kami imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Termasuk juga di rumah, jangan lalai. Pastikan kompor sudah betul-betul mati ketika sudah digunakan. Begitu juga yang lainnya yang bisa menyebabkan kebakaran," pesannya. (Bom)**
Berita Terkait :
- Kejadiannya di Riau, Pemasang Bendera Merah Putih di Amankan Polisi0
- Pimpinan Media Se-Indoneisa Berkumpul di Bali, Rakernas dan HUT Ke-77 SPS0
- Penampilan Teater Selembayung di Paripurna DPRD di HUT ke-66 Provinsi Riau, Hanya Miskomunikasi0
- Satu-satunya di Riau, Kabupaten Inhu Raih BKN Award tahun 20230
- Bupati Rezita Terima Dua Penghargaan Dihari Jadi Provinsi Riau0
_Black11.png)









