- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
Plt Bupati Asmar Terima Kunjungan BNNK Pelalawan

MERANTI, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/11/2023) menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan.
Kunjungan itu diterima langsung oleh Plt Bupati Asmar di kediamannya dan didampingi sejumlah kepala OPD dan pejabat lainnya.
Kepala BNNK Pelalawan AKBP Kukuh Wiliyanto Widodo, S.Pd yang memimpin rombongan mengatakan, kunjungan itu bertujuan untuk meningkatkan sinergitas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Untuk Kepulauan Meranti yang merupakan kawasan terluar yang berbatasan dengan negara tetangga, tentunya harus meningkatkan kewaspadaan dari masuknya narkoba dari luar," katanya.
Kukuh menjelaskan, P4GN merupakan Instruksi Presiden nomor 2 Tahun 2020 yang harus dilaksanakan oleh seluruh komponen, baik pihak pemerintah, swasta maupun masyarakat.
"Tentunya hal ini akan terus diperkuat dengan memberi pemahaman dan kesadaran kepada seluruh masyarakat, terutama masyarakat desa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba," kata AKBP Kukuh.
Menanggapi hal itu, Plt Bupati Asmar menyampaikan pihaknya selalu berkoordinasi dan menindaklanjuti terkait masalah narkoba yang ada di Kepulauan Meranti.
Dia juga membenarkan, pulau-pulau terluar di wilayahnya, seperti Pulau Rangsang kerap menjadi jalur perdagangan narkoba dari negara luar.
"Pulau ini sangat dekat dengan Malaysia dan Singapura. Tak heran jika barang terlarang itu lebih mudah masuk dari sana," ungkap Asmar.
Terkait kasus-kasus narkoba di Meranti, tambahnya, sudah banyak yang ditindaklanjuti oleh aparat. Baik dari pihak kepolisian maupun dari BNN.

"Alhamdulillah, dengan kedatangan BNNK Pelalawan ini, kami mengharapkan bisa bertukar pengalaman dan bersinergi dalam upaya memerangi narkoba di Kepulauan Meranti," harap Asmar. (Bom)**
Berita Terkait :
- Perampok Bersenpi Di Sungai Rumbia Diringkus Polsek Bangko Pusako,Dua Tertangkap,Tiga DPO0
- Wujudkan Pemilu Damai, Polres Kepulauan Meranti Bikin Terobosan Kreatif Menggelar 'Bidai'0
- PPI Meranti: Potensi Kerawanan Kampanye Pemilu 20240
- Polres Kepulauan Meranti dan Jajaran Ikut Anev OMB Lancang Kuning Polda Riau0
- Pengurus PWI Kabupaten Rokan Hilir Periode 2023-2026 Resmi Dilantik 0
_Black11.png)









