- Kapolda Riau Penuhi Janji Masyarkat Bokor Berikan 20 Mesin Ketingting
- Korban Tak Bisa Selamatkan Harta Benda, 8 Rumah Kontrakan Hangus Terbakar
- Sampah di TPS Ilegal Diduga Berasal dari Pelaku Usaha
- 15 Kg Sabu Dikendalikan dari Nusa Kambangan
- Selain 3 Gugur, 5 Prajurit TNI Lain Luka Berat dan Ringan di Tengah Konflik Israel dengan Hizbullah
- BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
- Breaking News: Gubri Non Aktif Abdul Wahid Melawan, Hari Ini Pembacaan Eksepsi di Sidang Lanjutan
- Karhutla Meluas di Inhil, 35 Hektare Lahan Hangus di Tiga Kecamatan Ini
- DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
- Prajurit TNI Tewas Saat Bertugas di UNIFIL Lebanon, UN Mulai Selidiki
Polda Riau Supervisi Ops Ketupat 2026 di Meranti Pengamanan Berjalan Optimal

MERANTI, VokalOnline.Com - Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran, Tim Asistensi dan Supervisi Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dari Polda Riau melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, Rabu (—/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipusatkan di dua titik strategis, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Harapan dan Pos Pengamanan Taman Cik Puan, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi.
Tim asistensi yang dipimpin Kabag Kerma Roops Polda Riau, AKBP Yudhi Palmi D.J., S.I.K., M.Si, didampingi personel dari Propam dan Roops Polda Riau, langsung melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pelayanan kepada masyarakat.
Di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, bersama jajaran pejabat utama Polres serta unsur terkait lainnya.
Fokus Pemeriksaan Pos Pelayanan dan Pengamanan
Kegiatan diawali dengan peninjauan Pos Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Harapan yang menjadi pintu masuk utama arus mudik di Kepulauan Meranti. Selanjutnya, tim melanjutkan pemeriksaan ke Pos Pengamanan di Taman Cik Puan.
Dalam kegiatan tersebut, tim memastikan bahwa seluruh pos telah berfungsi secara optimal, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Sinergi Antar Instansi Terlihat Solid
Selain personel Polri, kegiatan pengamanan juga melibatkan unsur Dinas Perhubungan dan tenaga medis. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai berjalan dengan baik dan efektif dalam mendukung kelancaran operasi.
“Sinergitas antar instansi terlihat solid, baik dalam pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Yudhi Palmi di sela kegiatan.
Situasi Aman dan Kondusif
Dari hasil evaluasi, tidak ditemukan kendala yang menonjol selama pelaksanaan kegiatan. Kehadiran personel di lapangan juga dinilai cukup memadai dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Sekitar pukul 13.00 WIB, tim asistensi kembali menuju Pelabuhan Tanjung Harapan untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah berikutnya.(**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









