- Bukan Sekadar Bela Diri, SMP SR 3 Pekanbaru Tanamkan Disiplin dan Sportivitas
- JADWAL BERUBAH! Karate Kid 3 Riau Open 2026 Resmi Digelar 3-4 Oktober di Gelanggang Remaja Pekanbaru
- Bawa 10 Atlet Bertanding, Dojo Pasir Putih Targetkan Juara di Kejuaraan Karate Kid 3 Pekanbaru
- Tambang Batu Bara PT Era Perkasa Mining di Inhu Disorot, Lokasi Aktivitas Diduga Berbeda dengan IUP
- Kebakaran Rumah di Selatpanjang, Begini Penjelasan Polisi
- Hendry Munief Soroti Privatisasi Pesisir dan Abrasi dalam Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
- Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
- Trisakti School of Multimedia Gandeng CIP Pekanbaru,Bahas Digital Marketing hingga Personal Branding
- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
Positif Covid Harian Bertambah 9.528 Kasus, Kematian Nyaris 200

Ilustrasi tenaga kesehatan khusus penanganan virus corona (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim).
Jakarta, VokalOnline.Com - Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 9.528 pada hari ini, Jumat (18/3). Dengan penambahan itu, kini kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 5.948.610 jika diakumulasikan sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu.
Dari jumlah kasus positif, ada 245.979 kasus aktif. Menurun 16.498 dari hari sebelumnya. Kasus aktif adalah jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri.
Kemudian dari total kasus positif, ada 5.549.220 di antaranya yang telah sembuh. Pasien yang pulih bertambah 25.827 dari hari sebelumnya. Lalu ada 153.411 di antaranya meninggal dunia. Bertambah 199 dari hari sebelumnya. Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 175.820 pada hari ini. dilansir dari cnn indonesia.
Saat ini, penambahan kasus positif virus corona di tanah air tidak sebanyak beberapa pekan sebelumnya. Pemerintah mengklaim kasus baik di Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali sudah mengalami penurunan signifikan. Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 menyebut Indonesia telah melewati puncak penyebaran varian omicron.
"Indonesia berhasil melalui puncak Omicron yang ditunjukkan dengan tren perbaikan data-data kasus secara menyeluruh," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Selasa (15/3).
Berbagai pelonggaran kegiatan masyarakat di tempat umum pun dilakukan. Salah satunya di transportasi publik di Jakarta. Di setiap kursi penumpang sudah tidak wajib menjaga jarak. Meski demikian, masker tetap wajib dipakai.
Di samping protokol kesehatan, pemerintah pun menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Program penyuntikan dosis ketiga atau booster untuk masyarakat umum sudah berjalan. Pemerintah yakin vaksinasi bisa menekan angka kematian akibat Covid-19. Kini, sudah ada varian baru yang menyebar luas di masyarakat yakni son of omicron.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan varian tersebut sudah mendominasi kasus positif di berbagai wilayah. Dia berharap lonjakan kasus tidak kembali terjadi dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.
"Hasil genome terakhir dalam dua bulan lebih kita sudah melakukan 8.032 genome di akhir BA.2 sudah dominan di Indonesia," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual, Senin (14/3).**vol/jn
Berita Terkait :
- CEO Jouska Aakar Abyasa Ditahan di Rutan Bareskim0
- Megawati Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun: Harus Tidak Ada, Titik0
- Diundang Anak Buah Mahfud, KPU Tegaskan Komitmen Gelar Pemilu 20240
- Sita Tanah Rp7,8 M, Polisi Khawatir Indra Kenz Alihkan Aset0
- Pangdam Sriwijaya Lepas 400 Prajurit TNI Disebar di 17 Kabupaten Papua0
_Black11.png)









