- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
Prajurit Kodim 0402/OKI Ajak Warga Tanam Jagung Cegah Karhutla

Palembang, VokalOnline.Com - Prajurit Kodim 0402/OKI mengajak warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, untuk menanam jagung di lahan rawan kebakaran hutan dan lahan untuk mencegah bencana itu.
Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letnan Kolonel Infantri Hendra Saputra, di Kayuagung, Sumatera Selatan, Senin, mengatakan, penanaman jagung dilakukan di Kecamatan Mesuji dan Kecamatan Sungai Menang dalam program Penanaman Jagung Rakyat yang menerapkan pola kemitraan.
Penanaman jagung dilakukan di wilayah Koramil 402-09/Mesuji dengan luas 200 Hektare dan di wilayah Koramil 402-13/Sungai Menang dengan luas 400 Ha dengan pendampingan para penyuluh pertanian.
“Upaya ini dalam rangka pemanfaatan lahan tidur yang rawan kebakaran hutan-lahan, serta sekaligus meningkatkan ketahanan pangan,” kata dia.
Selain itu, pemanfaatan lahan tidur ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa program penanaman jagung rakyat merupakan instruksi dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurahman, pada saat kegiatan Apel Komandan Satuan di Kampur Akademi Militer di Magelang, beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI, Syahrul, mengatakan, saat ini Kabupaten OKI belum lepas dari ancaman kebakaran hutan-lahan, salah satu penyebabnya banyaknya areal gambut yang umumnya merupakan lahan tidur.
Pada 2015, terjadi kebakaran hutan-lahan hebat di Kabupaten OKI yang menghanguskan areal sekitar 200.000 Hektare yang berujung dengan bencana kabut asap.
Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan dalam penanganan kebakaran hutan-lahan saat ini lebih diutamakan pada penanggulangan dan pendeteksian dini.
Pemanfaatan lahan tidur merupakan wujud nyata dalam pencegahan kebakaran hutan-lahan. “Adanya sinergi antara TNI, pemerintah dan warga dapat meningkatkan ketahanan pangan karena jagung saat menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” kata dia.
Sementara Kepala Gapoktan Pagar Dewa, Tarmuji, mengharapkan program ini dapat berkesinambungan sehingga Kabupaten OKI dapat menekan potensi kebakatan hutan-lahan. Warga berharap luasan areal ditambah sehingga semakin banyak yang merasakan manfaatnya, kata dia. **Fira
Berita Terkait :
- Dirjen Minerba Hentikan Operasi Puluhan Tambang Ilegal Laut Belinyu0
- TNI Siapkan Lahan Seluas 2,5 Ha Di Jakbar Untuk Ketahanan Pangan0
- Pagar Roboh, Kualitas JIS Diminta Untuk Diperiksa Menyeluruh0
- Bek Persebaya Rizky Ridho Nilai Persikabo Tetap Kuat Meski Tanpa Ciro0
- Indonesia Dorong Negara G20 Perkuat Kesepahaman Tata Kelola Data0
_Black11.png)









