- Kades Danau Rambai Bantah Warganya Demo Agrinas, Sebut Nama Desa Dicatut
- Momentum HUT KNPI dan Silahturahmi Sabuk Kamtibmas, KNPI Inhil dan Polres Inhil Rajut Persatuan
- Tidak Miliki Amdalalin, PT Ekasapta Paramita Energi Langgar UU 22 Tahun 2009 Lalulintas
- Kejati Riau Geledah Kantor Dinas Pendidikan, Sejumlah Ruangan Diperiksa
- Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hotman Paris Resmi Diadukan ke DPN Indonesia
- Kunker ke Kepri, Pansus RUU Daerah Kepulauan Bahas Affirmative Spending dan Blue Economy
- Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dorong Percepatan Status Definitif Yon Komposit Gardapati
- Bupati Asmar Dorong Tiga Ruas Jalan Meranti Naik Status Menjadi Jalan Nasional
- Perusahaan HTI Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Siapkan Tim, CCTV hingga Menara Pantau
- Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-
PS Store Condet Dirampok Maling Bersenpi, Bawa Kabur iPhone 13 Pro Max

Toko ponsel PS Store di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, dirampok orang bersenjata api, Minggu (8/1) malam.
Jakarta, VokalOnlne.Com -- Perampokan menggunakan senjata api (senpi) terjadi di toko handphone PS Store yang berlokasi di Condet, Jakarta Timur, Minggu (8/1) sekira pukul 21.30 WIB.Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono membenarkan aksi perampokan tersebut. Kata dia, dua unit Iphone 13 Pro Max berhasil diambil oleh pelaku."Dua unit Iphone 13 Pro Max 128 GB yang di ambil," kata Budi kepada wartawan, Senin (9/1).Terpisah, Kapolsek Kramat Jati, Kompol Tuti Aini menerangkan aksi perampokan ini diduga dilakukan oleh seorang laki-laki.Perampokan bermula saat pelaku tiba-tiba datang ke PS Store dengan berpura-pura ingin membeli handphone. Namun, saat dilayani oleh karyawan, pelaku langsung menodongkan senpi."Pura-pura mau beli HP, setelah HP dikeluarkan dan dibuat nota, pelaku menodongkan diduga pistol ke penjual, terus ngambil hp tersebut, langsung pergi," tutur Tuti.Disampaikan Tuti, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk mencari identitas dan mengejar pelaku."Saat ini proses penyelidikan," ucap dia. **Syafira
Berita Terkait :
- Panglima TNI Dampingi Kapolri Resmikan Markas Polda Papua Rp206 Miliar 0
- Kronologi Polisi NTT Tembak Warga hingga Tewas di Pesta Ulang Tahun0
- Minta Nomor HP Petani, Kening Presiden Jokowi Mengkerut Mendengar Laporan Petani Sawit0
- King Pele0
- Italia: 50 Persen Penumpang Pesawat China ke Milan Positif Covid-190
_Black11.png)









