- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
- 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Puluhan Masa Dari PKDP Dan IKM Datangi Mapolsek Tampan,Minta Pelaku Pemukulan dan Pengeroyokan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Puluhan masa dari Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) dan Ikatan Keluarga Minang (IKM) mendatangi Mapolsek Tampan ,Senin (01/04/2024) siang.
Kehadiran dua ormas persatuan daerah asal Sumbar ini dipimpin Ketua IKM,Suharmansyah,SH,MH dan Ketua PKDP,Abu Bakar Sidiq,SH,MH dengan didampingi Tokoh - tokoh IKM dan PKDP,serta turut hadir juga Ketua Generasi Muda Pariaman Sekitarnya,(GEMPAR) Indra Piliang.meminta Polisi dalam hal Polsek Tampan untuk menindak dan menangkap para pelaku pengeroyokan dan Pemukulan terhadap Nasrul dan anaknya Ewis,serta 2 pengujung kedai kopi Hamdani dan Aldis.

Keterangan yang diperoleh media ini dari Ketua PKDP,Abu Bakar Sidiq,SH,MH mengatakan dirinya dapat informasi dari anggota PKDP di Kecamatan Tampan,bahwa telah terjadi pengeroyokan dan pemukulan terhadap 4 orang dari keluarga besar PKDP dan IKM pada hari Sabtu (30/03/2024) sekitar pukul 21.30 Wib
Meningdak lanjuti laporan anggotanya Abu Bakar langsu ke TKP menjumpai saksi yang melihat langsung kejadian,dari keterangan saksi Hendra Chaniago kejadian awalnya Nasrul pemilik kedai Kopi Bunga Setangkai Pasar Panam menegur pemulung yang mengorek - ngorek makanan bekas di tong sampah di samping kedai Nasrul.
Dikatakan saksi rasanya tidak ada kata kata atau ucapan kasar yang di lontarkan pak Nasrul, seingat saya beliau mengatakan "Hai saudaraku yang baik Hati tolonglah ya jangan Mengail sampah disini.
Kalau mau mengail sampah jam 01.00 malam aja sekarang ada anak saya mau makan.
Kalau kau buat juga nanti warga yang lain nanti juga marah
Jangan salahkan aku, aku ini disini orang tua,penasehat.
Jadi kalau udah aku sampaikan ya udahlah tuh ya kan pengertian lah,aku kasihan juga kalau kalian butuh makan,tapi kasihan juga aku pun jual makanan dan minuman baunya
sangat menyengat,kalau aku salah maaf kan ya,"itu ucapan yang disampaikan pak Nasrul kepada pemulung yang mengail sampah makan di tong sampah didepan.kedai pak.Nasrul ,"terang Hendra Chaniago seperti disampaikanya ke Abu Bakar Sidiq
Kemudian tak berselang sekitar 1 jam datanglah pemulung tadi dengan membawa puluhan kawan - kawanya dengan dialeg dari daerah Nias,lalu masuk dan.memesan kopi,sedangkan pak Nasrul bersama 5 orang temanya yang lagi asyik main catur lalu berdiri dan pergi,ada sekitar kurang lebih 50 orang masuk.kekedai pak Nasrul,"kata saksi ,"terang Abu Bakar
Lanjut tak lama kawan pemulung itu masuk,pak Nasrul pun pergi,saat itu saya sempat mencari dan bertanya kemana pak Nasrul sebab begitu pak Nasrul pergi di ikuti oleh orang - orang yang datang tadi.
Mereka berhamburan lari seperti ada yang dikejar,takut terjadi sesuatu maka saya.mencoba melihat kedepan kedai pak Nasrul,pas didekat tong sampah terlihat pak Nasrul lagi ditendang dan dipukul lebih 20 orang tapi kalau saya perkirakan ada sekitar 50 orang mengeroyok pak Nasrul.
Disaat bersamaan,anak pak Nasrul bernama Ewis datang,melihat orang tuanya dipukul Elwis mencoba mengehentikan aksi brutal para pengeroyok,namun bukannya berhenti,Elwis pun jadi korban keberingasan pengeroyok hal yang sama diterima Elwis seperti Pak Nasrul ditendang dan dipukul puluhan masa pengeroyok.

Melihat aksi yang sudah mengacam jiwa bapak dan anak,maka datanglah Hamdani bersama Aldis bermaksud untuk melerai namun lagi lagi keduanya tak luput juga jadi bulan bulan masa pengeroyok,hingga babak belur."ungkap Abu Bakar
Untuk menghentikan aksi masa pengeroyok sudah tidak terkendali,maka saksi Hendra Chaniago memanggil Ketua RT setempat,namun lagi tak di pedulikan oleh masa pengeroyok,karena itu saksi berinisitaif mengaku aparat,barulah masa pengeroyok berhenti dan.minta maaf.
Setelah mulai bisa kami hentikan,maka pihak dari masa pengeroyok yang diwakili oleh ketuanya,dimana saya kenal ketua masa pengeroyok itu asalnya dari daerah Nias,dan meminta kami untuk memediasi perdamain dengan korban.
Permintaan tersebut tentu tidak bisa kami penuhi,karena harus minta persetujuan dari korban,namun karena tidak ada kesepakatan akhirnya permasalahan ini di bawa ke ranah hukum,pihak korban melaporkan penganiyaan dan pemukulan ini,kepada pihak Polsek Tampan,"ungkap Abu Bakar seperti diceritakan saksi Hendra Chanigo
Sementara itu,pengurus Ikatan Keluarga Minang,(IKM) Suharmansyah,SH,MH sangat menyayangi aksi pengeroyokan dan pemukulan oleh puluhan diduga oknum dari suku Nias terhadap 4 orang dari keluarga besar PKDP dan IKM.
Terkait aksi pengeroyokan ini Suharmansyah didampingi Ketua PKDP,Abu Bakar Sidik,Ketua Gempar Indra Piliang,Penasehat dan Tokoh IKM ,H Agusman SK SH MH,H .A Tambi, dan By Ahmad Chan SH MH,dan Tokoh Pemuda PKDP Aprianto serta puluhan anggota IKM.dan PKDP mendatangi Polsek Tampan untuk.meminta pihak Kepolisian menidak tegas pelaku pengeroyokan terhadap Nasrul Cs.yang terjadi kedai kopi Bunga Setangkai, Pasar Panam tersebut
Kami menggap aksi pemukulan dan pengeroyokan ini melibatkan puluhan orang,diduga teroganisir dan terencana,bila penegak hukum tidak segera usut cepat dan ditindak tegas para pelaku pengeroyokan ini,kami khawatir akan timbul gejolak lebih besar,ini yang kami hindari,"ucap Suherman
Kami berharap pihak berwajib berada dijalurnya, sesuai dengan tupoksinya untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, mengingat Pekanbaru masyarakatnya adalah heterogen,mari kita ciptakan Pekanbaru yang kondusif dan aman.
Tidak ada permasalah yang tidak bisa diselesaikan,tapi kalau permasalahan diselesaikan dengan cara cara peremanisme kami minta pihak Kepolisian di Kota Pekanbaru untuk bertindak tegas,siapapun mereka.
Terpisah Kapolsek Tampan Kompol Asep Rahmat saat diminta tanggapanya terkait aksi pemukulan dan pengeroyokan tersebut, mengtakan kita telah mengamankan 1 orang tersangka dengan inisial Ys.
"Karena aksi ini melibatkan orang banyak, kami meminta pihak korban untuk bersabar, kami akan mendalami kasus ini dan akan mencari tersangka lainya yang terlibat langsung dalam aksi tersebut", ungkap Kapolsek.
"Karena negara kita adalah negara hukum, apapun aksi kejahatan yang terjadi, itu tidak dibenarkan, dan ada sanksi hukum yang akan diterima oleh setiap pelaku kejahatan tersebut", pungkas Kapolsek.***Vol(MP)
Berita Terkait :
_Black11.png)









