- Berbeda Peran, Satu Tujuan: PDC Jalin Silaturahmi dengan Koneksi Riau
- Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
- PLN Terus Memantau Kondisi Sistem Kelistrikan Sumatra
- Petani Hadang Alat Berat PT SBP, Konflik Agraria di Inhu Nyaris Makan Korban Lagi
- Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat
- Dua Kelompok Pendukung Anggota DPRD Riau Baku Hantam di Gedung DPRD, Lobi Sempat Mencekam
- Argentina Taklukkan Inggris 2-1, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
- Kodam XIX Pastikan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres di Provinsi Riau
- Plt. Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
- KLH/BPLH Dorong Kolaborasi Berbagi Air untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Riau
Rakernas PDIP Serahkan Penuh Pengumuman Cawapres Ganjar ke Megawati

Megawati, Ganjar dan Jokowi di Rakernas PDIP.
Jakarta, VokalOnline.Com - Rapat Kerja Nasjonal (Rakernas) IV PDIP merekomendasikan pengumuman cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Kewenangan Mega soal pengumuman cawapres masuk dalam sejumlah poin rekomendasi hasil rakernas terkait Pemilu dan Pilpres 2024.
Rekomendasi Rakernas dibacakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di hari terakhir atau penutupan Rakernas, Minggu (1/10).
"Rakernas IV Partai menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDI Pejuangan terhadap pengumuman calon wakil presiden yang akan mendampingi Bapak Ganjar Pranowo pada momentum yang tepat," kata Hasto yang membacakan poin-poin rekomendasi Rakernas.
Pengumuman Rakernas oleh Mega, mempertimbangkan dinamika politik, pergerakan tiga pilar partai, dan kesiapan tim pemenangan pemilu legislatif.
Selain itu, Rakernas IV PDIP juga merekomendasikan strategi pemenangan pemilu dengan cara gotong royong terpimpin, berbasis TPS. Rakernas memerintahkan setiap kader dan simpatisan terjun ke akar rumput bersama rakyat.
"Berkaitan dengan hal tersebut, setiap anggota, kader dan simpatisan partai wajib turun dan memperkuat akar rumput, berkomunikasi secara langsung dengan rakyat dan dibantu oleh teknologi informasi dan komunikasi," kata Hasto.
Selanjutnya, Rakernas menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara, berdasarkan UUD 1945. PDIP menilai Pemilu 2024 sebagai momentum transisi kekuasaan secara konstitusional dan demokratis.
"PDI Perjuangan bertekad melaksanakan Pemilu sebagai wahana pemersatu bangsa, melalui kampanye yang mencerdaskan kehidupan bangsa dengan narasi kemajuan," terang Hasto.(fit)**
Berita Terkait :
- Megawati Terharu Melihat Semangat Putri Ariani di America's Got Talent0
- Membangun Komunikasi Publik dengan Beragam Platform Media0
- Optimalisasi Penguatan Ekonomi Syariah, JMSI Teken MoU dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)0
- Tak Perlu lagi instalasi, Photoshop akan Hadir dengan Versi Web dengan fitur secara gratis0
- Provinsi Riau Juara Umum Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi Tahun 20230
_Black11.png)









