- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Wasit dan Juri Ikuti Briefing
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Panitia Pastikan Persiapan Matang
- Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Kolaborasi Jaga Bumi
- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
RAPP Gencarkan Program Bank Sampah dan Targetkan Zero Waste tahun 2030

PELALAWAN, VokalOnline.Com - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mendorong karyawan dan keluarga untuk aktif dengan menjadi nasabah Bank Sampah di lingkungan Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Hal ini ditujukan agar pengelolaan sampah rumah tangga dapat dilakukan secara mandiri dan ramah lingkungan.
Melalui program Bank Sampah Andalan Lestari (BSAL), perusahaan bagian dari grup APRIL ini berupaya mencapai target Zero Waste pada tahun 2030. Program ini sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 17 tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah.
Mewakili Manajemen, HR Head RAPP, Willim mengatakan program Bank Sampah bertujuan untuk mengubah sampah menjadi berkah.
"Manajemen menyambut baik inisiatif program ini dan semoga muncul kesadaran untuk semakin bertanggungjawab terhadap sampah sendiri. Semoga Bank Sampah Lestari Andalan menjadi kebanggaan kita semua" ujar Willim saat memberikan sambutan Launching Bank Sampah Andalan Lestari baru baru ini di Riau Kompleks.
Supervisor Waste Management Department, Eka Pravita Sari, menjelaskan salah satu mandat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah bahwa setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan," ungkap Eka.
Direktur BSAL, Malayana menyampaikan visi misi Bank Sampah Andalan Lestari menjadi mitra yang profesional bagi warga Riau Kompleks dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
"Kami memiliki target jangka pendek yaitu setidaknya 10 persen warga Riau Kompleks menjadi nasabah di 6 bulan pertama dan naik menjadi 80 persen di tahun ketiga" kata Malayana dengan optimis.
Bank Sampah Andalan Lestari juga mengupayakan digitalisasi program BSAL untuk memperluas jangkauan program dan memudahkan akses informasi bagi nasabah dan calon nasabah.
Program kerja BSAL meliputi sosialisasi kegiatan bank sampah, edukasi pengelolaan sampah dengan manajemen 3R (Reduce, Reuse, Recycle), rekrutmen nasabah hingga pemasaran produk-produk kreasi sampah.
Berita Terkait :
- Agar Hasil Kuat dan Kokoh, Campuran Semen dan Material Harus Tepat0
- Peduli Pendidikan, Satgas TMMD Berikan Materi Wasbang di SMPN 1 Teluk Meranti0
- Pekerjaan Fisik Terus Digenjot Tim Satgas TMM Ke 115, Meskipun Hari Libur0
- Progres Sasaran 3 Mencapai 50 %, Pengerjaan Semenisasi Jalan Terus Dikebut 0
- Anggota Satgas TMMD Ke 115 Kodim 0313/KPR Komsos Dengan Pedagang Pasar0
_Black11.png)









