- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Ratusan Suporter Sepakbola Doakan Korban Kanjuruhan

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal bersama suporter sepakbola di Pekanbaru gelar doa bersama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang
PEKANBARU, VokalOnline.Com -Kepolisian Daerah (Polda) Riau, menginisiasi kegiatan doa bersama dengan mengungkapkan elemen masyarakat Bumi Lancang Kuning untuk korban di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (4/10/2022) malam.
Kegiatan doa bersama digelar di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru yang dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, unsur Forkopimda, Wakapolda Riau dan para pejabat utama Polda, unsur TNI, BNNP Riau, tokoh agama, komunitas, organisasi keagamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ), KONI, PSSI, dan lain-lain.
Secara khusus, Kapolda Riau menggandeng aliansi suporter sepak bola Riau dan juga tanah air untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan doa bersama seperti Curva Nord Pekanbaru, Ultras Garuda Indonesia sezione Riau, Bonek Pekanbaru, Arema Pekanbaru, The kmers Pekanbaru, Spartak Pekanbaru, BCS Pekanbaru , The Jakmania Pekanbaru, Viking pekanbaru, Fans base Pekanbaru, Viola Pekanbaru, Pasoepati Pekanbaru, Asykar Theking Pekanbaru, Pekanbaru best, dan East gate.
Irjen Iqbal pun tanpa ada canggung dan batasan, berbaur bersama dengan para suporter ini. Suasana keakraban dan penuh kehangatan begitu terasa. di baliknya, Irjen Iqbal memang senang menjalin hubungan baik dengan siapa saja, termasuk kalangan suporter sepak bola.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini, diisi dengan doa bersama yang dipimpin ustaz Zulhendri Rais yang kemudian dilanjutkan dengan peletakan bunga di tempat yang disediakan, sebagai tanda duka cita mendalam.
Meski pun di bawah guyuran hujan, kegiatan doa bersama bagi ratusan korban tersebut tetap dilaksanakan dengan khusyuk.
Nyala lilin dalam suasana temaram, semakin menambah khidmat kegiatan doa bersama tersebut. Pakaian yang basah, tak menahan para hadirin yang hadir untuk memanjatkan doa terbaik bagi arwah para korban.
Diungkapkan Irjen Iqbal, acara ini, berharap menunjukkan bahwa elemen masyarakat Riau turut berduka dan merasa kehilangan atas kehilangan ratusan nyawa dalam peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 2022 itu.
Menurut Kapolda Riau, sebagai sesama manusia dan umat beragama, saling mendoakan sebagai kewajiban.
"Kita berdoa semoga, semoga tidak sakit dan sakit diterima di sisi Allah Subhaanahuwata'ala. Keluarga yang ditinggalkan, diberi ketabahan, dan yang diberikan kesembuhan," ucap Kapolda Riau di bawah kucuran hujan.
Sementara itu, untuk Provinsi Riau, mantan Kadiv Humas Polri berharap dapat selalu menjaga keamanan dan keselamatan.
"Insya Allah, Bumi Lancang Kuning selalu dilindungi, dijaga oleh Allah Subhaanahuwata'ala. Kita semua bergandengan tangan, dan kita memesan bahwa kita kecil sekali di mata Allah Subhaanahuwata'ala," tutur Jenderal polisi bintang dua ini.
"Oleh sambil membaca flash handphone, secara simbolis kita meletakkan bunga sebagai bentuk kedukaan dan berdoa, kita juga berdoa. Semoga kita dibantu dan dijaga oleh Allah Subhaanahuwata'ala," imbuh Irjen Iqbal.
Atas nama Forkopimda Riau, Irjen Iqbal menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan doa bersama ini.
"Mohon maaf menjadi banyak, hujan-hujan sedikit, kita semua tetap berdiri, Insya Allah berkah, aamiin. Didoakan oleh Al-Ustaz Al-Mukarram, Insya Allah penuh berkah, terima kasih," ungkap Irjen Iqbal.
Selanjutnya, Irjen Iqbal juga mengimbau teman-teman suporter sepak bola yang ada di Riau, dalam memberikan dukungan agar dapat berpegang teguh pada aturan yang ada, disiplin, dan tidak anarkis.
"Silakan fanatis, tapi aturan disiplin itu tetap dijaga. Karena jika dilanggar akan mengakibatkan kecelakaan. Kemarin juga ada insiden di stadion (Riau). Kita sudah memberikan imbauan, mereka langsung memahami dan tidak akan mengulangi hal tersebut," terangnya.
Kepada seluruh elemen masyarakat, Irjen Iqbal juga memohon agar ikut membantu kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Supaya bisa sama-sama mengingatkan, kepada seluruh warganya, putra putrinya, atau siapa pun yang menonton pertandingan apa pun, bukan hanya sepak bola, tetap dalam koridor, menjaga, menjadi persatuan dan kesatuan bangsa," katanya
Doly Sandavid, dari Old Ultras Riau, menyatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan doa bersama ini.
"Kejadian ini bukan kejadian yang kita inginkan. Ke depan kita ingin lebih baik lagi dan tidak ada lagi kejadian serupa. Semoga ini jadi pelajaran," tuturnya.
Old Ultras Curva Nord 1955, yang merupakan pendukung PSPS Riau, Dolly San David menyambut baik dan mendukung kegiatan bersama yang diadakan Polda Riau bersama elemen masyarakat.
Ia menjelaskan, tentu semua masyarakat khususnya pecinta sepak bola, sangat merasakan kehilangan dan duka atas peristiwa yang terjadi.
”Kami bagian dari masyarakat, kami mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk duka cita kami atas gugurnya para suporter dan juga ada korban dari kepolisian,” jelasnya.
berharap berharap, semua pihak dapat menjadikan kejadian Kanjuruhan sebagai sebuah pelajaran.
”Kejadian ini bukan kejadian yang kita inginkan, kita ingin lebih baik lagi dan tidak ada lagi kejadian yang tidak kita inginkan bersama seperti ini. Mulai hari ini jangan sampai nyawa yang sudah hilang itu tidak jadi pelajaran,” sebutnya.***
Berita Terkait :
- BUMDesa Unit Usaha Pangan di Riau Raih Omset Terbesar di Indonesia0
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Generasi Diingatkan Jangan Lupakan Sejarah0
- Operasi Zebra Lantas Mulai Berjalan0
- Ketok Palu APBD Perubahan Pekanbaru 2022 Disahkan Rp2,521 Triliun0
- Muflihun Ajak Perusahaan Berpartisipasi Dukung Pengembangan Sepakbola di Pekanbaru 0
_Black11.png)









