- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
BUMDesa Unit Usaha Pangan di Riau Raih Omset Terbesar di Indonesia

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) unit usaha pangan di Provinsi Riau berhasil meraih BUMDesa dengan omset terbesar di Indonesia dengan nilai sebesar Rp149 miliar.
Dari data tersebut, juga disampaikan bahwa terdapat 643 BUMDesa unit usaha pangan yang ada di Provinsi Riau, dengan serapan tenaga kerja mencapai 3.755 orang.
Untuk diketahui, sejak lahirnya Undang-undang (UU) Cipta Kerja, keberadaan BUMDesa sudah resmi jadi badan hukum yang dapat penggerak ekonomi desa.
Setiap BUMDesa di Indonesia memiliki unit usaha yang beragam, namun yang paling banyak adalah unit usaha pangan sejumlah 16.155 BUMDesa.
Selain itu, keberadaan BUMDesa di Indonesia telah menyerap 100.911 tenaga kerja dengan omset satu tahun terakhir senilai Rp990,5 miliar dalam satu tahun.
Mendapatkan informasi tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras semua pihak, sehingga Provinsi Riau berhasil menduduki omset BUMDesa terbesar secara nasional.
Ia berharap keberhasilan ini dapat dipertahankan dan bila perlu terus ditingkatkan untuk kemajuan BUMDesa dan kesejahteraan masyarakat Riau.
"Alhamdulillah BUMDesa di Provinsi Riau di bidang usaha pangan paling besar atau peringkat pertama nasional, BUMDesa usaha pangan di Riau sebesar 643, dengan tenaga kerjanya mencapai 3.755 orang," ujarnya, Rabu (5/10/22).
Sebagai informasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau mencatat 1.591 desa di Riau telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di tahun 2021.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 202 desa di antaranya dinilai telah maju dalam mengembangkan BUMDes. Sebanyak 386 desa di Riau memiliki BUMDes berkembang, 442 BUMDes tumbuh, dan 561 BUMDes dasar.
Berita Terkait :
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Generasi Diingatkan Jangan Lupakan Sejarah0
- Operasi Zebra Lantas Mulai Berjalan0
- Ketok Palu APBD Perubahan Pekanbaru 2022 Disahkan Rp2,521 Triliun0
- Muflihun Ajak Perusahaan Berpartisipasi Dukung Pengembangan Sepakbola di Pekanbaru 0
- DBH Migas dan PBB Provinsi Riau 2023 Turun hingga Rp613 Miliar0
_Black11.png)









