- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Rilis 16 Februari, Begini Hasil Foto Low Light Kamera realme 9 Pro+

Jakarta, VokalOnline.Com - Beberapa waktu lalu realme menggelar pameran foto virtual bernama realme Camera Lab. Di kesempatan tersebut dipamerkan hasil foto kamera realme 9 Pro+ diadu dengan hasil dari Samsung Galaxy S21 Ultra, Xiaomi 12, dan Google Pixel 6.
Hal tersebut menegaskan bahwa kamera realme 9 Pro+ bisa sejajar dengan smartphone high-end meskipun perangkat ini sebenarnya berada di kelas menengah (middle). Namun kemampuannya tidak terlepas dari teknologi kamera yang dibenamkan.
realme 9 Pro+ menggunakan sensor Sony IMX 766 didukung OIS. Sensor tersebut biasanya hanya dijumpai pada smartphone kelas high-end atau flagship premium di rentang harga Rp5 juta.
Sensor Sony IMX766 diklaim menawarkan kualitas ketajaman serta penyerapan cahaya yang sangat baik dan ditujukan bagi para anak muda yang hobi mengabadikan momen melalui lensa kamera smartphone mereka.
realme 9 Pro+ menjadi smartphone kelas mid-range pertama yang menggunakan sensor ini di kameranya dengan ukuran sensor f/1.56. Spesifikasi ini diklaim dapat menangkap foto secara lebih detail dan tajam serta sangat bisa diandalkan untuk mengambil foto dalam keadaan low-light.
realme 9 Pro+ juga menjadi smartphone pertama dengan dukungan hardware OIS di kelas mid-range. Biasanya mengambil foto minim cahaya membutuhkan waktu cukup lama karena kamera harus menangkap cahaya sebanyak mungkin dan tangan pengguna cenderung tidak stabil sehingga menyebabkan hasil foto blur.
Disini OIS berperan sangat penting karena akan membantu menstabilkan kamera ketika menangkap cahaya dan memproses gambar. Sebelum smartphone ini benar-benar diluncurkan ke pasaran, kami berkesempatan untuk menjajal kamera flagship realme 9 Pro+ dan berikut hasilnya.
.jpg)
.jpg)
Pertama adalah foto tanpa mode malam dan yang kedua adalah foto dengan mode malam untuk kondisi foto low light. Di sini bisa terlihat bahwa kualitas kamera realme 9 Pro+ semakin mumpuni saat mengaktifkan mode malam (Nightscape) pada kondisi low light.
Dibekali fitur Long Exposure, realme 9 Pro+ bisa menghasilkan foto di atas dengan mudah. Hasil foto juga terlihat tetap detail di kondisi minim cahaya dan menggunakan mode Nightscape.
Sensor Sony IMX766 juga memiliki kemampuan unik yaitu bisa memaksimalkan penggunaan algoritma HDR dasar. Pada kondisi low light, sensor ini mampu mengoreksi white balance lebih baik ketimbang sensor sebelumnya yang cenderung menjadikan foto tampak lebih menguning.
realme 9 Pro+ rencananya akan dirilis di Indonesia pada tanggal 16 Februari mendatang dan bocoran yang diberikan menyebut harga banderolnya di kisaran Rp4 juta.(MMI)
Berita Terkait :
- Teknologi menjadi salah satu cara perangi COVID-190
- Nissan Berhenti Bikin Mobil Baru Bermesin Bensin0
- Keunggulan Jet Tempur Dassault Rafale Prancis, Burung Besi Penjaga RI0
- Menuju Era Energi Hijau, Anggawira: Perlu Percepatan Transfer Teknologi Dan Inovasi Energi Terbaruka0
- Pria Asal Florida Pamer Salah Satu NFT Termahal di Dunia0
_Black11.png)








