- Konflik Agraria Inhu, DPR RI Minta Penangguhan Penahanan Mantan Kades Sungai Raya
- Bripda Renhard Bawa Nama Polres Meranti di Riau Challenge 2026, Raih Medali Perak
- LAMR Kepulauan Meranti Siapkan Empat Agenda Besar, Digelar 19–20 September 2026
- Pemkab Meranti dan UIN Suska Riau Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Potensi Daerah
- Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 64 Tahun di Inhu Masuk DPO Polisi
- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
Rusia Klaim 150 Tentara Ukraina Menyerah usai Digempur
.jpg)
Rusia mengklaim bahwa lebih dari 150 pasukan Ukraina menyerah di tengah gempuran sejak Kamis (24/2). (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, VokalOnline.Com - Rusia mengklaim bahwa lebih dari 150 pasukan Ukraina menyerah di tengah gempuran sejak Kamis (24/2). Mereka juga mengklaim berhasil melumpuhkan 118 fasilitas militer Ukraina.
"Selama pertarungan, lebih dari 150 prajurit dari berbagai struktur kekuasaan Ukraina meletakkan senjata dan menyerah," ujar Konashenkov, sebagaimana dikutip media Rusia, RIA Novosti, pada Jumat (25/2). Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa di wilayah Pulau Ular, tercatat 82 prajurit menyerah.
"Mereka secara sukarela menyerah kepada Angkatan Bersenjata Rusia," ucap dia.
Sebagaimana dilansir The New York Times, Konashenkov juga menyatakan Rusia berhasil melumpuhkan 118 fasilitas militer Ukraina, di antaranya 11 pangkalan udara dan 11 sistem rudal.
Ukraina dibombardir Rusia setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer ke Donbas, wilayah Ukraina Timur yang dikuasai kelompok separatis.
Namun kemudian, pasukan menyerang Ukraina melalui tiga sisi, yakni dari Belarus di utara, perbatasan Rusia di timur, dan Crimea di selatan.
Pasukan Moskow juga telah bergerak ke hampir seluruh kota strategis di Ukraina. Mereka telah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl, Pulau Ular, dan sejumlah wilayah lain. Kini, mereka dilaporkan semakin dekat ke pusat ibu kota.
Sementara itu, menurut Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pasukan Kiev akan berusaha semaksimal mungkin untuk melawan Rusia dan melindungi warga sipil. Ia juga mengatakan akan terus bertahan di Ukraina.
Pertempuran antara pasukan Rusia-Ukraina terus berkobar hingga sekarang dan menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, menurut data pemerintah Ukraina, 137 orang tewas.**vol/jn
Berita Terkait :
- Pasukan Rusia Dekati Kiev dari 2 Sisi, Ibu Kota Ukraina Kian Terkepung0
- Prancis desak warganya segera tinggalkan Ukraina0
- Ribuan Mobil Harga Miliaran Terjebak di Kebakaran Kapal Kargo0
- Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global0
- Prabowo Gugat Balik 2 Perusahaan Asing soal Denda Sewa Satelit0
_Black11.png)









