- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
Rusia Klaim 150 Tentara Ukraina Menyerah usai Digempur
.jpg)
Rusia mengklaim bahwa lebih dari 150 pasukan Ukraina menyerah di tengah gempuran sejak Kamis (24/2). (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, VokalOnline.Com - Rusia mengklaim bahwa lebih dari 150 pasukan Ukraina menyerah di tengah gempuran sejak Kamis (24/2). Mereka juga mengklaim berhasil melumpuhkan 118 fasilitas militer Ukraina.
"Selama pertarungan, lebih dari 150 prajurit dari berbagai struktur kekuasaan Ukraina meletakkan senjata dan menyerah," ujar Konashenkov, sebagaimana dikutip media Rusia, RIA Novosti, pada Jumat (25/2). Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa di wilayah Pulau Ular, tercatat 82 prajurit menyerah.
"Mereka secara sukarela menyerah kepada Angkatan Bersenjata Rusia," ucap dia.
Sebagaimana dilansir The New York Times, Konashenkov juga menyatakan Rusia berhasil melumpuhkan 118 fasilitas militer Ukraina, di antaranya 11 pangkalan udara dan 11 sistem rudal.
Ukraina dibombardir Rusia setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer ke Donbas, wilayah Ukraina Timur yang dikuasai kelompok separatis.
Namun kemudian, pasukan menyerang Ukraina melalui tiga sisi, yakni dari Belarus di utara, perbatasan Rusia di timur, dan Crimea di selatan.
Pasukan Moskow juga telah bergerak ke hampir seluruh kota strategis di Ukraina. Mereka telah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl, Pulau Ular, dan sejumlah wilayah lain. Kini, mereka dilaporkan semakin dekat ke pusat ibu kota.
Sementara itu, menurut Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pasukan Kiev akan berusaha semaksimal mungkin untuk melawan Rusia dan melindungi warga sipil. Ia juga mengatakan akan terus bertahan di Ukraina.
Pertempuran antara pasukan Rusia-Ukraina terus berkobar hingga sekarang dan menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, menurut data pemerintah Ukraina, 137 orang tewas.**vol/jn
Berita Terkait :
- Pasukan Rusia Dekati Kiev dari 2 Sisi, Ibu Kota Ukraina Kian Terkepung0
- Prancis desak warganya segera tinggalkan Ukraina0
- Ribuan Mobil Harga Miliaran Terjebak di Kebakaran Kapal Kargo0
- Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global0
- Prabowo Gugat Balik 2 Perusahaan Asing soal Denda Sewa Satelit0
_Black11.png)









