- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Shopee Buka Lima Pusat Distribusi Di Brazil

Jakarta, VokalOnline.Com - Shopee, salah satu e-commerce global, membuka lima pusat distribusi baru di Brazil dalam beberapa bulan terakhir untuk mempermudah pengiriman dan memangkas waktu tunggu.
Reuters melansir pada Rabu, kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Surat Kabar Valor yang juga menyebutkan Shopee memiliki pangsa pasar yang luas di negara itu.
Adapun lima pusat distribusi itu berada di Sao Joao do Meriti, Campinas, Ribeirao Preto, Contagem, serta Santana do Parnaiba.
Shopee memiliki daya tarik yang kuat di Brazil karena berhasil menghadirkan harga yang lebih rendah dibanding para pesaingnya.
Dengan volume penjualan yang tinggi namun produknya memiliki harga rendah, artinya perusahaan asal Singapura itu harus memiliki omset lebih besar dari ribuan produk yang beredar disana.
Maka dari itu rantai distribusi harus lebih kuat sehingga pengiriman produk kepada pelanggan bisa lebih efisien.
Pada pertengahan Mei, perusahaan mengalahkan perkiraan penjualan triwulanan dan membukukan kerugian triwulanan yang lebih kecil dari perkiraan, didorong oleh kekuatan dalam operasi e-commerce intinya dan bisnis pembayaran digital.
Setelah meroket pada 2020 dan 2021, dengan pendapatan di tiap kuartal yang memuaskan Shopee melakukan ekspansi ke negara- negara lain di luar kawasan ASEAN seperti Meksiko, Spanyol, serta Korea Selatan.
Namun pertumbuhan Shopee menyusut karena bersaing dengan ledakan e-commerce serta aplikasi hiburan digital lainnya di tengah kondisi pandemi.
Pada Maret 2022, perusahaan itu bahkan mengumumkan telah menarik diri dari India dan Prancis karena adanya kenaikan biaya dan masalah rantai pasokan.
Hal itu membuat saham utama pemilik Shopee turun hingga 70 persen di 2022. **Fira
Berita Terkait :
- BCL Akan Duet Bareng Alvin Jo & Ariel NOAH Saat Konser Di Singapura0
- Kasus Babarsari Terjadi Karena Pertumbuhan DIY Serupai Kota Metropolisg0
- KPK Eksekusi Empat Penyuap Rahmat Effendi Ke Lapas Sukamiskin0
- 40 Persen Ruas Jalan Kewenangan Provinsi Riau Dalam Kondisi Rusak0
- Integrasi Sawit-Sapi Jadi Pilihan, Guna Penuhi Pasokan Daging Nasional0
_Black11.png)








