- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
Siak Sambut Mahasiswa KKN 514 , Mahasiswa Peduli Stunting

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Kabupaten Siak bersiap menerima kehadiran 514 mahasiswa Universitas Riau yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Stunting (Penting) untuk program Kuliah Kerja Nyata bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Kantor Perwakilan Riau.
Bupati Siak, Alfedri dalam proses serah terima di Pekanbaru, Senin mengatakan nantinya mereka akan bertugas menjalankan agenda kampanye peduli stunting. Para mahasiswa itu secara keseluruhan berjumlah 6.477 untuk Provinsi Riau dan ditempatkan di masing-masing kabupaten dan kota.
Untuk di Kabupaten Siak sendiri, sambung Alfedri, 514 mahasiswa itu akan dititipkan kepada masing-masing pemerintahan di tingkat kecamatan hingga kampung (desa) dan kelurahan. Makan dari itu, masing-masing camat, lurah, serta penghulu (kepala desa) diminta untuk bisa membimbing, memberikan arahan serta memfasilitasi mahasiswa.
"Khususnya terkait tugas penting mereka sebagai mahasiswa peduli stunting. Saya berharap adik-adik mahasiswa bisa berperan, bersinergi untuk memberikan pembinaan terkait stunting dan cara mengatasinya," kata bupati.
Disebutkannya, tahun persentase anak stunting di Kabupaten Siak sudah berkurang hingga 17 persen. Sementara untuk target Pemkab Siak pada tahun 2024 harus sudah di bawah angka 13 persen.
"Dengan jauh menurunnya jumlah bayi dan anak-anak yang masuk ke dalam stunting, kita berharap anak-anak Siak ke depannya semakin cerdas serta bisa bersaing dengan anak-anak lainnya. Karena stunting ini sangat berpengaruh kepada tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan sel otaknya," jelasnya.
Sementara itu Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, M. Sc menjelaskan, program Kuliah Kerja Nyata UNRI tahun 2022 bertema balik kampung dengan fokus utama pemulihan transisi pasca pandemi COVID-19 19 dengan sasaran di 574 desa se-Provinsi Riau. **Fira
Berita Terkait :
- Hari Bhakti Adhyaksa Kejati Riau Dimeriahkan Sejumlah Perlombaan0
- Peringati Idul Adha, Ketua PKB Riau Abdul Wahid Sembelih 3 Ekor Sapi0
- Plt Bupati Kuansing Janji Bongkar Penikmat Hasil 500 Haktar Kebun Pemda selama 15 tahun0
- Aqzia Berqurban dengan Thema Qurban 1443H Meneladani KeIklasan Memupuk Kebersamaan0
- Kejati Riau Sembelih 6 Hewan Kurban0
_Black11.png)








