- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Spanyol Naikkan Batas Usia Maksimum Penerima Vaksin AstraZeneca

vaksin-AstraZeneca/kabar24
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Spanyol menaikkan batas usia maksimum bagi para penerima vaksin AstraZeneca dari 55 menjadi 65 tahun. Vaksin ini sempat ditolak oleh sejumlah negara di Eropa karena masalah keamanan.Saat AstraZeneca disetujui oleh regulator Uni Eropa untuk digunakan pada Januari lalu, Spanyol menyatakan vaksin itu hanya akan digunakan pada mereka yang berusia di bawah 55 tahun karena kurangnya data uji coba pada kelompok usia yang lebih tua.
Namun sejak itu, lebih banyak data uji coba telah menunjukkan kemanjuran vaksin, dan negara lain telah memperluas penggunaan vaksin untuk orang tua."Batas usia yang ditetapkan 55 tahun dihapuskan dan batas tersebut diperpanjang menjadi 65 tahun," kata Menteri Kesehatan Carolina Darias dikutip saat konferensi pers menyusul pertemuan dengan departemen kesehatan regional.Keputusan itu diambil dua hari sebelum Spanyol akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca setelah regulator obat UE menganggap suntikan itu aman dan efektif.Senin sebelumnya, Spanyol dan beberapa negara Eropa lainnya menyatakan akan menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Keputusan ini diambil setelah ada laporan yang mengaitkannya dengan pembekuan darah pada sejumlah kecil orang.
(AFP/pmg)Berita Terkait :
- AS Sanksi Pejabat China atas Pelanggaran HAM0
- Pangeran William Anggap Harry Menghina Ratu Elizabeth0
- Malaysia Dukung Presiden Jokowi Untuk Rapat ASEAN Soal Myanmar0
- Palestina Data Partai Peserta Pemilu0
- Filipina Menuding China Melakukan Invasi0
_Black11.png)









