- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
Starlink Dapat Izin Hadirkan Jaringan Internet Di Kapal Dan Pesawat AS

Jakarta, VokalOnline.Com - Starlink yang merupakan bagian dari perusahaan luar angkasa SpaceX milik Elon Musk, diizinkan menghadirkan layanan internet di kapal, kapal selam, hingga pesawat yang ada di Amerika Serikat setelah mengantongi restu dari Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS.
Jaringan internet yang digunakan pada berbagai moda transportasi itu berasal dari satelit-satelit milik Starlink. Perusahaan itu merupakan penyedia layanan internet untuk daerah perdesaan serta para perusahaan otomotif.
"(FCC) Mengizinkan terminal kelas baru untuk sistem satelit SpaceX sehingga dapat memperluas jangkauan kemampuan broadband untuk memenuhi permintaan pengguna yang terus meningkat terutama bagi yang memerlukan konektivitas saat bepergian," kata FCC seperti dilansir dari Reuters, Senin.
SpaceX sejak 2019 terus meluncurkan sekitar 2.700 satelit Starlink ke orbit rendah Bumi dan telah mengumpulkan ratusan ribu pelanggan. Dengan biaya berlangganan 110 dolar AS per bulan (Rp1,6 juta) untuk internet dan biaya awal pemasangan terminal secara mandiri sebesar 599 dolar AS (Rp8,9 juta).
Starlink dengan potensinya menghadirkan internet di medan-medan yang tak terjangkau kabel optik pun melebarkan upayanya untuk menggaet lebih banyak pasar. Termasuk dalam beberapa tahun terakhir merayu para maskapai penerbangan untuk menyediakan layanan internet.
Mereka juga mengajukan izin kepada regulator supaya jaringan internetnya bisa terpasang di kendaraan-kendaraan komersial yang sulit terjangkau sistem internet konvensional.
CEO SpaceX Elon Musk menyebutkan, Starlink diharapkan bisa menyediakan layanan internet untuk kendaraan-kendaraan umum berukuran besar seperti pesawat, kapal, truk besar, dan kapal. Dengan demikian Starlink bisa bersaing dengan kompetitor seperti OneWeb serta proyek Kuiper besutan Jeff Bezos. **Fira
Berita Terkait :
- Mesin ADM Akan Difungsikan Oleh Kantor Disdukcapil Kampar 0
- Fitur Baru Di Grup Facebook, Bisa Buat Kanal Obrolan Baru0
- LG Electronics Masuki Bisnis Pengisian Daya Kendaraan Listrik0
- Kemarin, Transaksi Digital Naik Hingga Penundaan Pajak Karbon0
- Twitter Uji Coba Fitur Notes, Bisa Cuit Lebih Dari 280 Karakter0
_Black11.png)








