- Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani
- Bibit Sampai ke Panen, IPTU Andi Purba Kawal Jagung Teluk Sungka Bersama Warga
- Cabe Sungai Iliran Disambangi Aipda Andromik, Produktivitas Warga Jadi Fokus Polsek GAS
- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih Tinjau Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga
- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
Syarwan Hamid Mantan Mendagri Meninggal Dunia

Syarwan Hamid Mantan Menteri Dalam Negeri Meninggal Dunia/Nasional Tempo.co
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di era Presiden BJ Habibie, Syarwan Hamid, meninggal dunia pada Kamis (25/3) dini hari.
Kabar duka itu dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan. Benni menyampaikan ucapan duka cita Kemendagri atas berpulangnya Syarwan.
"Benar. Meninggal pukul 03.30 WIB tanggal 25 Maret 2021. Kami mengucapkan duka cita," kata Benni lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/3).
Kabar itu juga dibenarkan anggota DPD Jimly Asshiddiqie. Jimly mendapat kabar dari istri Syarwan, Endang Agustini.
Menurut Jimly, Syarwan meninggal dunia di kediamannya di Bulak Rantai, Jakarta Timur. Ia menyampaikan Syarwan meninggal dunia karena sakit. Namun, ia tak menjelaskan sakit yang diderita Syarwan.
"Ya, tadi pagi sebelum subuh, kira-kira pukul 3.30 WIB," ujar Jimly lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.
Jimly meneruskan pesan keluarga Syarwan kepada CNNIndonesia.com. Keluarga meminta doa atas kepergian Syarwan.
Syarwan Hamid menjabat sebagai Mendagri pada masa pemerintahan BJ Habibie. Ia menjabat Menteri Departemen Dalam Negeri pada 1998-1999.
Ia adalah lulusan Akademi Militer Nasional tahun 1966. Pada ujung Orde Baru, Syarwan berperan sebagai jenderal pemikir di jajaran TNI.
Syarwan pernah dituduh sebagai salah satu aktor di balik kerusuhan PDIP. Ia disebut-sebut sebagai dalang penumbangan Megawati Soekarnoputri dari pimpinan PDIP pada akhir Orde Baru.
Namun, hingga kini tuduhan itu tak bisa dibuktikan sepenuhnya. Kasus penyerangan Kantor PDI Perjuangan juga tidak pernah terungkap.
(dhf/pris)
Berita Terkait :
- Kepolisian Skotlandia Temukan Paket Mencurigakan di Rumah Ratu Elizabeth0
- Turki Mengecam tudingan Presiden Emmanuel Macron0
- Madrasah Transgender Pertama di Pakistan0
- Kim Jong-un Tetap Bangun 10 Ribu Apartemen di Tengah Krisis0
- Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik ke Timur Semenanjung Korea0
_Black11.png)









