- Bawa Sabu 23,51 Gram, Pemuda Asal Bukit Lingkar Ditangkap Polsek Batang Cenaku
- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
Tampilkan Desain Bangunan Gerai UMKM di Kawasan Istana Siak Mendatang Bacabup Irving Kahar

SIAK, VokalOnline.Com - Bakal Calon Bupati Siak Irving Kahar Arifin menaruh rasa empati mendalam kepada para pelaku UMKM di sekitar kawasan Istana Siak. Sebab ia melihat, hingga saat ini UMKM di sekitar kawasan istana belum mendapatkan tempat permanen dan gerai yang layak.
“Kami inigin meningkatkan keberlanjutan UMKM, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan destinasi wisata di kawasan istana,” kata Irving, Kamis (12/9/2024).
Irving yang berpasangan dengan Sugianto, dikenal ISO, dalam misinya akan menata kawasan UMKM di sekitar Istana Siak tersebut. Lokasi yang direncanakan adalah pangkalan mobil pemadam kebakaran (Damkar) BPBD di sebelah kawasan istana Siak.
“Sedangkan pangkalan Damkar nantinya kita direlokasi ke arah kampung Rawang Air Putih, di sekitar gedung kantor DPRD Siak,” katanya.
Ia mendesain Rencana Tata Bangunan Lingkungan kota Pusaka (RTBL) mengakomodir pola ruang di lokasi tersebut. Akibatnya masyarakat UMKM dapat meningkatkan perekonomian mereka.
“Penapaan kawasan UMKM ini akan ditata dengan elegan sehingga terlihat seperti kawasan- kawasan heritage di luar negeri, sama halnya seperti Royal Palace di Amsterdam,” ujarnya.
Ia menambahjan, bangunan Kutab yang berada di samping istana merupakan bangunan tua. Bangunan itu merupakan Latifa school, dan dapat dimanfaatkan sebagai Pusat Informasi Wisata.
“Gerai UMKM yang akan dibangun dibuat minimalis, modern, berjejer dengan seragam, dengan adanya kursi dan meja di bagian depan, sehingga menarik perhatian pengunjung,” katanya.
Selain itu, kawasan untuk penataan UMKM ini cukup strategis, dekat dengan pintu keluar istana Siak. Begitu wisatawan keluar istana, langsung terbawa arus ke gerai UMKM yang ada di sebelahnya.
“Jadi UMKM di sekitaran istana Siak tertata dengan baik, nyaman dan aman bagi wisatawan untuk berbelanja dan membeli oleh-oleh,” katanya.
Berita Terkait :
_Black11.png)









