- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Teguh Santosa dan Hendry Ch. Bangun Sepakat Kembalikan Marwah PWI

JAKARTA, VokalOnline.Com - Dua tokoh pers nasional, Teguh Santosa dan Hendry Ch. Bangun, bertemu dalam suasana hangat dan penuh keakraban seusai peluncuran buku "Margono Djojohadikusomo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 46" di Bentara Budaya Kompas, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Margoni Djojohadikusumo adalah kakek Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam membesarkan dan mengembalikan marwah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi profesi wartawan yang independen dan bermartabat.
Teguh Santosa yang menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI pada periode 2013–2018 mengapresiasi kontribusi Hendry Ch. Bangun terhadap organisasi PWI dan dunia pers nasional, khususnya melalui peran Hendry di Dewan Pers sebagai anggota pada periode 2016–2019 dan Wakil Ketua pada periode 2019–2022.
"Pak Hendry adalah sosok yang konsisten menjaga etika dan profesionalisme pers. Kiprah beliau memberikan fondasi penting bagi kehidupan pers yang sehat," ujar Teguh.
Sementara itu, Hendry Ch. Bangun menyampaikan penghargaan atas kiprah Teguh Santosa dalam memperjuangkan kesejahteraan wartawan, antara lain melalui Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang dipimpinnya. Ia menilai JMSI di bawah kepemimpinan Teguh mampu menjadi bagian dari ekosistem pers yang profesional, sekaligus turut mendukung program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Perusahaan media harus dikelola secara profesional agar wartawan bisa bekerja secara sejahtera dan independen. Saya melihat Teguh membawa semangat itu dalam kiprahnya," ujar Hendry.
Teguh dan Hendry telah lama saling mengenal, terutama sejak keduanya berada dalam jajaran kepengurusan PWI. Keduanya menyatakan akan terus menjalin komunikasi intensif guna menemukan formula terbaik bagi penguatan organisasi PWI ke depan.
"Kami percaya bahwa PWI harus kembali menjadi rumah besar bagi wartawan Indonesia. Kami akan terus berdiskusi untuk merumuskan langkah terbaik," kata Teguh.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









