- Pemkab Siak Soroti Truk ODOL yang Melintas di Jalan Sungai Rawa, Perusahaan Diajak Terlibat
- Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Melaksanakan Program DSS
- Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Datangnya dari Polda Riau
- Kapolsek Batang Cenaku Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Nila untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Camat Enok dan Kapolsek Enok Turun ke Lahan, Warga Suhada Tanam Jagung Kuartal 2
- Rektor UMRI Saidul Amin Terima JMSI Award 2026 Kategori Educational Leadership
- DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna Milad ke 61 Kabupaten Inhil Tahun 2026
- Bupati Bengkalis Menyambut Kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru
- Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031
Terkait Kasus Cacar Moyet Pemda Meranti Nyatakan Belum Ada Kasus Baru

Meranti, VokalOnline.Com - Terkait Kasus Cacar Monyet, Pemkab Kepulauan Meranti Pastikan Tidak Ada Penularan Kasus Baru Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa kasus suspek Monkeypox (Mpox) yang sempat menggegerkan masyarakat beberapa hari terakhir, tidak menimbulkan penularan tambahan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa kasus suspek Monkeypox (Mpox) yang sempat menggegerkan masyarakat beberapa hari terakhir, tidak menimbulkan penularan tambahan.
"Kepastian ini Kami Sampaikan langsung dalam konferensi pers berlangsung Pagi Kepada Semua Pihak Agar Jelas,“ujar Wakil Bupati Muzamil Saat Press Release Suspect Monkeypox” di Ruang Rapat Melati, Kantor Bupati, Senin (22/9/2025).
Dikatakan Wabup Muzamil Pula, dari dua santri Pondok Pesantren Darul Fikri yang sempat menjalani perawatan intensif, satu di antaranya memang dinyatakan meninggal dunia. Namun hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan Dinas Kesehatan memastikan tidak ada penyebaran lebih lanjut.
“Alhamdulillah, kita pastikan hingga saat ini tidak ada tambahan kasus penularan. Masyarakat tidak perlu panik, yang terpenting tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat,” kata Muzamil.
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin SM MM, Memastikan Bahwa pemerintah daerah jika kasus suspek cacar monyet (Monkeypox/Mpox) kembali bertambah. Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar soal kesehatan, tetapi juga menyangkut keamanan dan ketenteraman masyarakat.
“Kalau hari ini yang tertular jumlahnya bertambah, maka tentu kita akan lebih risau. Namun hingga kini kita pastikan belum ada penambahan pasien di lingkungan pesantren,” ujarnya.
Muzamil kemudian menarik ingatan ke masa kecilnya. Ia mengaku pernah mengalami sakit cacar, penyakit yang oleh masyarakat Meranti sering disebut penyakit buah kayu karena kerap muncul saat musim buah.
“Kalau cacar, saya sendiri juga pernah. Setiap musim buah seperti durian, manggis, cempedak, rambutan, masyarakat Melayu lokal menyebutnya cacar buah kayu. Tapi kali ini berbeda, karena ada tambahan gejala yang menurut tim kesehatan mirip Monkeypox. Itu yang membuat kita lebih waspada,” jelasnya.
Sekedar Informasi, Kegiatan pers release ini dihadiri lintas unsur Forkopimda dan tokoh daerah. Tampak hadir Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Wakapolres Kepulauan Meranti, Pabung Kodim 0303 Bengkalis Danpos TNI AL Selatpanjang, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur UPT RSUD, Kalaksa BPBD, hingga Pimpinan Ponpes Darul Fikri. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen bersama dalam memastikan penanganan dan pencegahan berjalan maksimal.(Bom)
Berita Terkait :
_Black11.png)









