- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
Tragis, Gajah Menyusui Mati Tersengat Listrik di Kebun Sawit

Gajah mati tersengat aliran listrik di Kabupaten Bengkalis. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dunia konservasi kembali berduka. Seekor gajah ditemukan mati di area hutan produksi konversi (HPK) Dusun Kayu Api, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Fifin Arfiana Jogasara menjelaskan, gajah mati itu ditemukan pada 10 Desember 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.
"Tim medis dari BBKSDA Riau sudah melakukan nekropsi (bedah bangkai)," kata Fifin, Jum'at petang.
Fifin menjelaskan, pihaknya mendapat informasi gajah mati pada Jum'at pagi. Bersama organisasi pecinta satwa lainnya, petugas turun ke dusun itu dan menemukan gajah tergeletak di tengah jalan.
Dari pemeriksaan petugas, gajah mati ini berjenis kelamin betina. Usianya diperkirakan 25 tahun atau sudah masuk kategori gajah dewasa.
"Baru melahirkan karena air susunya keluar atau sedang menyusui," kata Fifin.
Dugaan sementara, gajah ini mati karena sengatan listrik. Pasalnya di sekitar lokasi dan di tubuh gajah ada kabel listrik.
"Petugas PLN juga ke lokasi untuk memutus aliran listrik," ucap Fifin.
Berdasarkan pengakuan warga di lokasi, sebelumnya ada kawanan gajah melintas tak jauh dari barak pekerja kebun. Kawanan ini sempat merobohkan instalasi listrik di lokasi.
Adapun kebun ini merupakan milik masyarakat. Kebun sawit ini berbatasan langsung dengan areal konsesi sebuah perusahaan hutan tanaman industri.
"Kawanan gajah ini berasal dari populasi gajah di Siak Siak Kecil, saat petugas di lokasi kawanan ini masih di sekitar sana," jelas Fifin. (syu)
Berita Terkait :
- Benarkah Keberadaan Nader Taher Sudah Diketahui, Sembunyi di Mana?0
- Kejati Riau Usut Belasan Korupsi, Apa Saja?0
- Gadis di Inhil Diterkam Buaya Saat Buang Air0
- Begini Momen Ketua TP PKK Kampar Disambut Anak Jokowi0
- Berakhir Besok, Warga Riau Ayo Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan0
_Black11.png)









