- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Tragis, Gajah Menyusui Mati Tersengat Listrik di Kebun Sawit

Gajah mati tersengat aliran listrik di Kabupaten Bengkalis. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dunia konservasi kembali berduka. Seekor gajah ditemukan mati di area hutan produksi konversi (HPK) Dusun Kayu Api, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Fifin Arfiana Jogasara menjelaskan, gajah mati itu ditemukan pada 10 Desember 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.
"Tim medis dari BBKSDA Riau sudah melakukan nekropsi (bedah bangkai)," kata Fifin, Jum'at petang.
Fifin menjelaskan, pihaknya mendapat informasi gajah mati pada Jum'at pagi. Bersama organisasi pecinta satwa lainnya, petugas turun ke dusun itu dan menemukan gajah tergeletak di tengah jalan.
Dari pemeriksaan petugas, gajah mati ini berjenis kelamin betina. Usianya diperkirakan 25 tahun atau sudah masuk kategori gajah dewasa.
"Baru melahirkan karena air susunya keluar atau sedang menyusui," kata Fifin.
Dugaan sementara, gajah ini mati karena sengatan listrik. Pasalnya di sekitar lokasi dan di tubuh gajah ada kabel listrik.
"Petugas PLN juga ke lokasi untuk memutus aliran listrik," ucap Fifin.
Berdasarkan pengakuan warga di lokasi, sebelumnya ada kawanan gajah melintas tak jauh dari barak pekerja kebun. Kawanan ini sempat merobohkan instalasi listrik di lokasi.
Adapun kebun ini merupakan milik masyarakat. Kebun sawit ini berbatasan langsung dengan areal konsesi sebuah perusahaan hutan tanaman industri.
"Kawanan gajah ini berasal dari populasi gajah di Siak Siak Kecil, saat petugas di lokasi kawanan ini masih di sekitar sana," jelas Fifin. (syu)
Berita Terkait :
- Benarkah Keberadaan Nader Taher Sudah Diketahui, Sembunyi di Mana?0
- Kejati Riau Usut Belasan Korupsi, Apa Saja?0
- Gadis di Inhil Diterkam Buaya Saat Buang Air0
- Begini Momen Ketua TP PKK Kampar Disambut Anak Jokowi0
- Berakhir Besok, Warga Riau Ayo Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan0
_Black11.png)









