- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Tukang Gorengan di Palembang Tewas Ditabrak Anggota TNI AL Minta Maaf

Jakarta, Vokaline.com - TNI Angkatan Laut (TNI AL) meminta maaf atas peristiwa seorang anggota Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) menabrak pedagang gorengan hingga tewas di Palembang, Sumatera Selatan.
"Intinya ini musibah. Saya sebagai Danlanal, sebagai pimpinan di sini, minta maaf atas kejadian tersebut," kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (17/11).
Ia memastikan penanganan perkara itu akan berjalan. Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) akan berkoordinasi dengan penyidik Polrestabes Palembang.
"Penyidikan Pomal sama polisi. Nanti untuk prosedur awal kita ikut kepolisian dulu. Melihat, melaporkan hasil analisa dia kan, baru dilimpahin ke Pomal," ujarnya.
Widyo menuturkan saat ini pihaknya fokus memberikan pendampingan dan memikul tanggung jawab untuk keluarga korban.
Selain satu orang yang meninggal, kecelakaan itu juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
"Cuma memang hari-hari ini kita fokus dulu, tiap malam korban yang meninggal kita pengajian, yang (korban satu lagi) juga lagi dirawat di rumah sakit, itu kan tanggung jawab kita," katanya.
Kecelakaan ini terjadi ketika mobil pelaku melintas di Jalan RE Martadinata pada Selasa (16/11) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Mengutip Antara, pelaku US diduga hilang kendali atas mobil Pajero Sport hitam bernomor polisi BG-1068-IN yang ia kemudikan,dilansir dari cnn indonesia.
Pelaku coba menghindari sepeda motor yang secara tiba-tiba melintas di depan mobilnya.
Menurut penyelidikan polisi, US yang semestinya menginjak rem, malah terinjak pedal gas. Laju kendaraan menjadi tidak terkendali hingga mobilnya menabrak gerobak gorengan dan saung tambal ban di sisi kiri bahu Jalan RE Martadinata.
Polisi memastikan pelaku US saat kejadian tersebut dalam keadaan sadar dan sehat. Namun seorang perempuan pedagang gorengan berinisial M (45), warga Kelurahan 2 Ilir, Palembang, dinyatakan tewas di tempat kejadian
Mobil yang terus melaju juga menabrak seorang pria tukang tambal ban berinisial PMK (38) warga Kelurahan 2 Ilir, Palembang. Korban ini mengalami patah tulang dan luka-luka pada tubuhnya.**Syafira
Berita Terkait :
- Anies di Acara Forum Ka\'bah, Diserbu Kamera hingga Diteriaki Presiden0
- Kemenkes: 14 Pasien Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat di RSCM0
- Deklarasi G20 Disahkan, Kompak Desak Rusia Angkat Kaki dari Ukraina0
- Erdogan soal Rudal Hantam Polandia: Hormati Rusia, Perlu Investigasi0
- Polisi Telusuri Aliran Dana Penjualan Mobil Keluarga Tewas Kalideres0
_Black11.png)








