- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Penjualan Mobil Keluarga Tewas Kalideres

Jakarta, VokalOnline.Com - Polda Metro Jaya menelusuri aliran dana dari penjualan mobil milik keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta barat.
Mobil itu dijual oleh Budiyanto Gunawan, yang juga merupakan satu dari empat korban tewas seharga Rp160 juta ke sebuah showroom di Kalideres.
"Kita masih dalami semuanya," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (16/11).
Sejauh ini kepolisian masih mendalami aliran dana dalam rekening yang ditemukan. Pasma belum mau membeberkan lebih rinci dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Sebelumnya, polisi telah menemukan mobil milik keluarga Kalideres yang tewas. Mobil itu tak ada di rumah saat empat anggota keluarga ditemukan tak bernyawa.
Mobil jenis Honda Brio itu dijual oleh sang paman, Budiyanto Gunawan, yang juga tewas di dalam rumah bersama tiga orang lainnya. Mobil itu dijual ke sebuah showroom di Kalideres pada Januari lalu seharga Rp160 juta.
Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce menyampaikan bahwa dalam perkara ini pihaknya turut menemukan dan mengamankan beberapa buku tabungan.
"Beberapa buku tabungan ada, tapi bukan atas nama Budyanto. Masih kita dalami semuanya, masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Penemuan satu keluarga tewas di dalam rumah terjadi pada 10 November lalu. Empat orang ditemukan tak bernyawa di dalam rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat.
Hingga kini, polisi belum mengungkap penyebab kematian korban. Namun, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan dan ditemukan fakta keempat jasad itu sudah lama tidak mendapat asupan makanan maupun minuman.
Di tengah proses penyelidikan, muncul isu bahwa keluarga itu diduga menganut paham apokaliptik. Namun, polisi belum bisa menyimpulkannya sebab proses penyelidikan masih berjalan.**syafira
Berita Terkait :
- 2 Anggota TNI Kaltara Aniaya Junior hingga Tewas Jadi Tersangka0
- G7-NATO Kutuk Serangan Biadab Rudal Rusia ke Ukraina saat KTT G200
- Roket SLS Artemis 1 NASA Terbang ke Angkasa Malam ini0
- Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan0
- Diperiksa Polisi, Dokter Harun Tak Jelaskan Gas Air Mata Kanjuruhan0
_Black11.png)









