- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Polisi Telusuri Aliran Dana Penjualan Mobil Keluarga Tewas Kalideres

Jakarta, VokalOnline.Com - Polda Metro Jaya menelusuri aliran dana dari penjualan mobil milik keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta barat.
Mobil itu dijual oleh Budiyanto Gunawan, yang juga merupakan satu dari empat korban tewas seharga Rp160 juta ke sebuah showroom di Kalideres.
"Kita masih dalami semuanya," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (16/11).
Sejauh ini kepolisian masih mendalami aliran dana dalam rekening yang ditemukan. Pasma belum mau membeberkan lebih rinci dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Sebelumnya, polisi telah menemukan mobil milik keluarga Kalideres yang tewas. Mobil itu tak ada di rumah saat empat anggota keluarga ditemukan tak bernyawa.
Mobil jenis Honda Brio itu dijual oleh sang paman, Budiyanto Gunawan, yang juga tewas di dalam rumah bersama tiga orang lainnya. Mobil itu dijual ke sebuah showroom di Kalideres pada Januari lalu seharga Rp160 juta.
Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce menyampaikan bahwa dalam perkara ini pihaknya turut menemukan dan mengamankan beberapa buku tabungan.
"Beberapa buku tabungan ada, tapi bukan atas nama Budyanto. Masih kita dalami semuanya, masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Penemuan satu keluarga tewas di dalam rumah terjadi pada 10 November lalu. Empat orang ditemukan tak bernyawa di dalam rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat.
Hingga kini, polisi belum mengungkap penyebab kematian korban. Namun, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan dan ditemukan fakta keempat jasad itu sudah lama tidak mendapat asupan makanan maupun minuman.
Di tengah proses penyelidikan, muncul isu bahwa keluarga itu diduga menganut paham apokaliptik. Namun, polisi belum bisa menyimpulkannya sebab proses penyelidikan masih berjalan.**syafira
Berita Terkait :
- 2 Anggota TNI Kaltara Aniaya Junior hingga Tewas Jadi Tersangka0
- G7-NATO Kutuk Serangan Biadab Rudal Rusia ke Ukraina saat KTT G200
- Roket SLS Artemis 1 NASA Terbang ke Angkasa Malam ini0
- Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan0
- Diperiksa Polisi, Dokter Harun Tak Jelaskan Gas Air Mata Kanjuruhan0
_Black11.png)








