- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Wabup Bagus Santoso Terima Gelar Adat Batak, Cerminkan Kekayaan Budaya Bengkalis
3.jpg)
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama istri Siti Aisyah menerima gelar kehormatan marga Batak. Gelar kehormatan ini diperoleh Bagus Santoso setelah menjamu makan siang Wali Kota Pematang Siantar Wesly Silalahi bersama Wakil Walikota Pematang Siantar Herlina, Selasa (15/4).
Bengkalis, VokalOnline.Com - Wakil Bupati (Wabup) Bagus Santoso bersama istri Siti Aisyah menerima gelar kehormatan marga Batak.
Gelar kehormatan ini diperoleh Bagus Santoso setelah menjamu makan siang Wali Kota Pematang Siantar Wesly Silalahi bersama Wakil Walikota Pematang Siantar Herlina, Selasa (15/4).
Kehadiran tamu dari Pematang Siantar itu dalam rangka berziarah ke Makam Raja Sang Naualuh Damanik di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.
Gelar adat Batak itu diberikan kepada Bagus Santoso sebagai boru Damanik dan Siti Aisyah boru Sinaga dari ketua adat.
Dikesempatan itu Wabup beserta istri juga diberikan pakaian adat Batak. Wali Kota Pematang Siantar Wesly Silalahi menyebut, dengan disematkannya gelar adat kepada Bagus Santoso, maka telah resmi bagian dari keluarga besar Suku Batak.
Bagus Santoso menyampaikan ucapan terima kasih dan ketertarikannya kepada Suku Batak yang dinilai mempunyai keunikan tersendiri sehingga menambah khazanah kekayaan budaya.
“Ini bagian dari penguatan budaya yang ada di Kabupaten Bengkalis untuk bersatu mendukung kepariwisataan. Budaya Batak bisa jadi kekuatan Bengkalis sebagai daerah yang beraneka ragam budaya, suku, ras, dan agama," kata Bagus.
Dikatakan Wakil Bupati Bengkalis ini tidak ada tempat untuk intoleransi di Negeri Junjungan. Semuanya sama, tidak ada dibeda-bedakan karena semboyan negara Indonesia ialah Bhinneka Tunggal Ika yang mana berbeda-beda tapi tetap satu jua.
“Kami merasa senang dan tersanjung atas gelar yang diberikan. Terima kasih untuk semuanya, semoga kita bisa terus bersatu padu mempertahankan adat istiadat budaya suku yang kita cintai ini,” ungkapnya.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









