- Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Ji
- Zulpen Akan Laporkan Rudi Walker Purba, Nilai Narasi yang Disebarkan Bersifat Provokatif
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
Wakil Jaksa Agung Kunjungi Kejari Kampar, Ini Tujuannya

Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi saat berkunjung ke Kejari Kampar. hasbi
BANGKINANGKOTA (VOKALONLINE.COM) - Dalam rangka sosialisasi pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM, Wakil Jaksa Agung Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Kampar (Kejari), Senin ( 26/10/2021).
Kunjungan itu diawali dengan peresmian Masjid Ar-Rahman di dalam kompleks perkantotan Kejari Kampar.
Selain itu, mantan Kejati Riau ini juga memeriksa ruangan kantor dan meninjau gudang arsip, gudang pengelolaan barang bukti dan barang rampasan (BB) Kejari Kampar.
Setelah itu, Untung juga memberi pengarahan singkat kepada seluruh jajaran Kejari Kampar di Gedung Serba Guna.
Untung selaku Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI mengatakan, kunjungannya untuk mengevaluasi zona integritas di Kejari Kampar.
Dia menjelaskan, WBK-WBBM adalah predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Untung ingin memantau sejauh mana standar pembangunan zona integritas itu dilaksanakan. Di samping itu, sinergisitas koordinasi antar seksi juga dimonitor.
Menurut Untung, WBK-WBBM pada prinsipnya untuk memastikan para jaksa terbebas dari korupsi dan tidak mencoreng nama pribadi maupun instusi. Kemudian mengedepankan prioritas pelayanan kepada masyarakat.
"Misalnya dalam bentuk pelayanan bagi para pencari keadilan dan juga pelayanan di internal.Kemudian transparansi dan kegiatannya terpublikasi agar publik mengetahui Kejaksaan ingin berubah,” tegasnya. (hasbi)
Berita Terkait :
- Pembukaan Turnamen Bola Voli HUT SUARAAKTUAL.Co ke-7 Menggelegar0
- Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan di Riau Belum Tuntas0
- HIPMI Kampar Bakal Sulap Bekas Jembatan Timbang Jadi Pusat Pengembangan UMKM0
- KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap0
- Sebelum OTT, Bupati Kuansing Ketakutan Dibuntuti Sebuah Mobil0
_Black11.png)









