- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
Wamen Pertanian RI Berikan Kuliah Umum Di Pelalawan

Pelalawan, VokalOnline.Com- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia, H Ir Harvick Hasnul Qolbi berikan kuliah umum kepada mahasiswa Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I), kegiatan digelar Senin (10/10/2022) di Gedung Daerah Laksamana Mangku Diraja Pangkalan Kerinci, dengan mengusung tema Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian dan Prospek Kerja Sektor Perkebunan Untuk Pelalawan Maju.
Kata Wamentan RI dalam sambutannya, jumlah petani di Indonesia bertambah tiga juta orang selama pandemi Covid-19, yang mana sebagian besar berasal dari mereka pekerja yang terkena PHK. Dengan penambahan tersebut katanya dapat memperkuat sektor pertanian.
"Melihat dari sisi positifnya, tambahan tiga juta petani ini bisa memperkuat sektor pertanian kita. Apalagi mereka rata-rata melek teknologi, sehingga mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian,"katanya.
Pada saat ini kata Harvick, pertanian Indonesia sangat terbuka bagi generasi millenial yang didukung oleh alam dan tanah subur. Masyarakat yang membutuhkan makan namun kekurangan SDM untuk mengelola sektor pertanian, sehingga peluang ini menurutnya harus dimanfaatkan terutama oleh mahasiswa dan masyarakat.
Wamen Pertanian RI dalam kesempatan ini juga menyampaikan sektor pertanian tidak mesti harus bertumpu pada lahan luas. Menurutnya masyarakat harus mampu memaksimalkan dan memanfaatkan lahan sekecil apapun untuk menjadi lahan produktif, yang mana nantinya bisa menghasilkan dan menjadi penopang perekonomian bagi masyarakat itu sendiri.
"Meski sekecil apapun lahan, jika bisa dimanfaatkan sebagus mungkin, nanti itu bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat, bisa memanfaatkan pertanian di perkarangan dengan menanam singkong, cabe, sayur dan lain-lainnya," ujar Harvick.
Selain memberikan motivasi kepada Mahasiswa ITP2I Pelalawan, Harvick berharap Mahasiswa ITP2I harus bisa menjadi pioner dalam kemajuan teknologi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Pelalawan. Dengan demikian SDM pertanian mahasiswa dan masyarakat akan memiliki pengaruh besar terhadap hasil pertanian dan perkebunan.
"Maka dengan itu, apa yang di cita citakan pemerintah daerah pasti bisa tercapai yaitu "Ekonomi bangkit, Pelalawan Maju," tutup Harvick.**(jon)
Berita Terkait :
- Tanam Cabai Bersama Gubri, Wamentan: Jangan Pernah Berhenti Cari Solusi untuk Rakyat0
- Polres Pelalawan Gelar Do a Bersama di tugu MTQ0
- Tindak Lanjut Sosialisasi Perda, Satpol PP dan SMKN 1 Gelar Kegiatan Mental Building0
- Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Polres Pelalawan Berlansung Hidmad0
- SatPol PP Gelar Kegiatan Sosialisasi Perda di SMAN 2 Pangkalan Kerinci0
_Black11.png)








